[ Seven ]

2.2K 225 6
                                        

Kinal Pov

Hari ini ulang tahunku. Tapi.. Sepertinya tidak ada yang spesial ya? Setelah pulang dari rumah gadis itu, aku langsung pulang ke rumah. Mama dan papa tidak ada lagi, huh! Mereka sangat mementingkan pekerjaan di luar negri ya? Anaknya ulang tahun pun mereka tidak pulang. Hanya mengucapkan lewat SMS. Huh!

Akupun naik ke atas, ke kamarku. Aku mandi lalu ganti baju. Setelah itu berniat ingin main CSGO. TAPI! MATI LAMPU! ARRGH!!

"Sialan! Ugh! Bener-bener dah! Gak bisa apa ya liat gue seneng dikit!" umpatku kesal.

Aku langsung turun ke bawah, sepertinya listriknya turun. Benar-benar merepotkan saja.

"HAPPY BIRTHDAY TO YOU! HAPPY BIRTHDAY TO YOU!"

Lalu lampu kembali menyala. Dibawah ada Beby, Shania, Ayana, dan Feni. Astaga mereka ini!

"Weh buruan kemari. Tapi tunggu dulu sebentar."

"Tunggu apa?"

"Masih ada satu orang lagi."

"Siapa?"

"Aku!"

Kulihat gadis itu baru saja masuk dari pintu. Rupanya dia yang mematikan listrik di depan. Hmm, aku menyesal memberi tahunya.

"Sekarang make a wish!" ujar Shania.

"Make a wish! Make a wish!" seru Feni sambil tepuk tangan.

"BURUAN!" seru Ayana tidak sabaran. Bocah itu benar-bener menyebalkan.

"IYE! SABAR!" seruku pada Ayana.

Aku memejamkan mataku, "Semoga semua orang didekatku bahagia. Dan semoga saja, gadis itu mempunyai perasaan yang sama padaku. Aku akan memanggil namanya jika aku sudah yakin, jika dia mempunyai rasa yang sama padaku. Semoga aku bisa memanggil namanya. Amin." ucapku dalam hati.

Setelah itu aku membuka mataku. Dan meniup lilin.

"Yeaaay! Selamat! Cie udah tua." ledek Beby.

Aku menoyor kepalanya, "Bawel lo."

"Ish, jangan toyor-toyor kepala Beby! Gue tabok juga lo!" ancam Shania.

"Enak aja." balasku sambil menjulurkan lidahku.

Setelah itu kami memesan banyak makanan, sambil menunggu, kami memutuskan untuk menonton TV sambil ngobrol.

Aku duduk di atas karpet, sebelah kiriku ada Ayana. Sebelah kananku ada gadis itu. Ayana asyik menggambar, dia meminjam pensil dan buku gambarku. Kerjaannya cuman gambar aja.

Sedangkan Feni fokus menonton kartun Doraemon di televisi. Dan dua makhluk terakhir sedang bermesraan di dapur. Bilangnya mau ambil minum, gak balik-balik doi.

"Aldi sama Bryan mana? Lo pada gak ajak?" tanyaku, aku menghampiri mereka yang ada di dapur.

"Aldi lagi. Lagi nyari cewek dia. Bryan masih di Jepang, belom pulang." jawab Beby.

"Hoo gitu. Ya udah." jawabku.

Aku kembali ke ruang tamu sambil membawa dua ice cream. Tadinya buatku sama gadis itu. Tapi sudah lebih dulu direbut Ayana.

Aku memberi ice cream pada gadis itu dan dia tersenyum senang.

"Makan jangan belepotan lo!" ancamku.

"Iwya. Bawweewl!" jawabnya.

"Ngomong yang bener begok!" ujarku sambil menoyornya.

"Nih makan sisanya, gue udah gak pengen." ujar Ayana sambil memberikan sisa ice cream padaku.

Beautiful DreamsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang