[ Seventeen ]

1.8K 213 10
                                        

18+ HAHA.

Kinal Pov

Aku telah sampai di rumah Beby. Aku langsung membuka pintu karena pintu rumah Beby tidak pernah dikunci.

"Bi, Beby ada di rumah?" tanyaku pada Bi Anna.

"Ooh, ada kok non. Lagi di kolam renang daritadi." jawab Bi Anna.

Aku langsung berlari ke arah kolam renang. Fyuh!

"Heh begok! Mau ngapain lo hah?!" seruku sambil memukul kepalanya sampai Beby meringis kesakitan.

"Mau loncat! Ke kolam renang! Hahahah!" jawab Beby lalu tertawa.

"Anjir! Gue kira lo mau bunuh diri sial!" seruku kesal.

"Sempet punya pikiran gitu sih.. Tapi.. Gue masih pengen liat wajah Shania." ujar Beby. Didalam matanya tersirat kesedihan yang mendalam. Shania benar-benar keterlaluan.

"Dah lah. Temenin gue ke Mall yuk! Gue mau cari kado." ujarku.

"Males." jawabnya.

Aku langsung menyeret kakinya ke depan rumah. Dia berteriak-teriak minta ampun tapi tidak aku dengarkan. Haha!

Aku dan Beby naik mobilnya pergi ke Mall.

"Mau cari kado apaan sih lo? Cari sendiri bisa kali!!" serunya.

"Kita main dulu deh. Gue yakin lo butuh refreshing." ujarku.

Kamipun pergi ke fun world. Kami bermain basket sampai otot tangan kami kelelahan. Lalu kami karaoke. Sampai suara kami serak. Lalu terakhir bermain MT. Sampai saldo kartu kami habis.

"Aduh udah malem begok! Cari kado dulu nyet!" ujarku.

"Lo mau beli apa?" tanya Beby.

"Cincin couple gitu." jawabku.

"Widih sadis. Lo mau nembak?" tanya Beby lagi.

"Hmm."

Kamipun berhenti di toko perhiasan. Wow, cincin-nya keren-keren. Pasti harganya bikin tertawa. Uwahahaha!

"Selamat datang. Bisa dibantu ingin mencari apa?"

"Saya lagi nyari cincin couple gitu, mas."

"Ooh beruntung sekali. Kami menyediakan cincin couple limited edition. Ingin dilihat dulu?"

"Boleh."

Lalu pemilik toko mengantarkan aku dan Beby masuk ke dalam. Dia juga memperlihatkan cincin yang tadi ia bicarakan. Memang bagus sekali! Ini kebetulan juga sangat terkenal.

"Saya ambil yang ini. Tapi bisa bantu diukirkan sesuatu?"

"Tentu bisa. Tapi silahkan diambil besok. Bagaimana?"

"Tidak apa."

( 28. 08. 2017. )

"Itu ya mas. Dikedua cincin ya." ujarku.

"Baik. Silahkan melakukan pembayaran di kasir depan." jawabnya.

Setelah itu aku dan Beby pulang.

"Itu tanggal apa maksudnye, Nal?"

"Tanggal gue sama Ve pertama kali ketemu."

"So sweet banget anjay!"

"Ya dong!"

Akhirnya aku sampai di depan rumahku, "Jangan galau-galau lagi ya lo."

"Hahah, gak janji boss. Sakit hati gue udah mau frustasi." jawab Beby.

Beautiful DreamsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang