24

5.8K 1K 89
                                        


LUNA

BTS fanfiction

Characters belongs to God, BTS belongs to Bighit

ABO dynamics

.

.

.

"Baumu manis ya? Omong-omong, terimakasih sudah merawat omega kami."

Yoongi hendak berteriak, tapi mulut dan hidungnya lebih dulu dibekap dengan selembar kain. Bahunya dicengkram, kakinya dijegal supaya tak bisa kabur. Alpha itu sedikit menindihnya juga. Tak butuh waktu lama sampai Yoongi merasa dadanya sesak dan penglihatannya kabur. Dia jatuh tak sadarkan diri.

"Bagus," kata alpha itu. "Dia bisa jadi umpan yang sangat bagus." Pipi Yoongi dibelai. Yoongi tak akan merasakan apa-apa karena dia pingsan. "Kenapa para omega mudah sekali dipengaruhi?"

Baekhyun memanggil dari kejauhan. "Suho." Setelah alpha itu menoleh, Baekhyun mengambil dua langkah lebih dekat. "Kita harus cepat pergi dari sini."

"Kau benar. Kita pancing mereka untuk menjauh, lalu kita rebut K-0101."

Alpha bernama Suho itu berdiri. Yoongi tergeletak di tanah. Serigala-serigala yang tadi menerkam pun sudah berubah jadi empat orang manusia. Dua di antaranya adalah beta.

"Minseok, Yixing, beritahu yang lain kalau kita sudah mendapat umpannya."

Suho meminta dua beta itu untuk pergi. Para beta tak berbau menyengat. Lagipula, dengan keberadaan mereka yang seringkali tak terdeteksi, keduanya bisa pergi ke sisian lain hutan itu tanpa perlu mengitari kubah jauh-jauh. Penyerangan pada Yoongi pun pas sekali dilakukan di luar teritori sehingga, ribut-ribut itu tak akan terdengar sampai ke kubah.

Sejak awal memang, semuanya telah direncanakan. Mulai dari kemunculan Baekhyun yang sendirian, mereka telah mengatur itu semua. Baekhyun terluka karena menjadi bagian dari perebutan buruan dengan kelompok lain, bukan karena diserang kawannya sendiri. Dalam kelompok itu, memang seluruhnya bisa bertarung dan memiliki ambisi. Mereka bisa jadi sangat ganas kalau bersinggungan dengan partisipan lain. Terakhir, mereka membunuh saingannya. Memiliki anggota yang banyak merupakan suatu keuntungan. Apalagi ketika Baekhyun si omega satu-satunya itu pun juga berguna banyak. Salah satunya untuk menipu. Wajahnya yang lembut, dan perawakannya yang kecil mudah saja membuat orang percaya kalau dia omega lemah yang tak berdaya. Diam-diam dia telah menuntun kawan-kawannya untuk mengikuti kelompok Yoongi dalam misi menemukan K-0101.

"Sehun, kau bawa dia." Suho menunjuk Yoongi.

"Baiklah..."

Salah satu alpha yang bernama Sehun itu kemudian menggendong Yoongi di punggungnya. Kawannya, Chanyeol, melihat sesuatu dari belakang. Sengaja dia sedikit tarik turun kerah baju Yoongi untuk melihat tengkuknya. Dia hanya ingin memastikan sebentuk tanda di sana. Itu bekas gigitan. Dari sini Chanyeol tahu kalau Yoongi sudah ditandai.

"Dia sudah punya mate?" tanya alpha itu.

"Iya." Baekhyun mengangguk. "Kupikir mate-nya yang paling pertama terpancing untuk keluar dari kubah itu. Dan lagi, dia cukup berpengaruh di kelompoknya."

"Bukankah itu menguntungkan bagi kita? Satu keluar, yang lain menyusul. Lalu kubah akan ditinggalkan, dan kita bisa mengambil alih." Sehun berujar.

"Kalau begitu kita harus bersiap."

Ucapan Chanyeol diangguki oleh Suho.

Sedang, Baekhyun memandang Yoongi dengan sedikit kasihan. Kasihan karena kenaifannya. "Omega ini... nampak penting bagi mereka. Dia tak akan dibiarkan menghilang lama-lama."

LUNA [pjm x myg]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang