Everlasting Love | 18

23.8K 2K 65
                                        

Tak ada yang dilakukan Millen selama sepanjang malam selain menangis. Ia terus menangis seakan air mata tidak pernah ada habisnya membasahi pipi. Matanya sama sekali tak mengantuk namun malah terus mengeluarkan air mata tanpa perlu diminta.

Sepanjang malam juga Millen tak keluar kamar, pintu kamar tetap terkunci sehingga Aby tak bisa masuk ke dalam. Ia tak tahu dimana suaminya tidur, Millen tidak peduli.

Semua fakta yang terbongkar rasanya masih sulit dipercaya oleh Millen. Ia benar-benar tidak menyangka kalau selama bertahun-tahun ia telah dibohongi oleh suaminya sendiri. Millen hanya bisa berharap semoga ini semua hanyalah mimpi sehingga ia bisa terbangun dari mimpi buruknya ini.

Namun sekeras apapun ia berharap ini semua hanya mimpi, hal tersebut hanyalah sia-sia karena nyatanya yang terjadi saat ini adalah fakta. Fakta menyakitkan yang harus dihadapi Millen.

Berulang kali Millen menanyakan pada dirinya sendiri apa yang salah dengan dirinya. Apa dosanya hingga Tuhan memberikan ujian seberat ini. Sungguh, rasanya Millen tidak sanggup melewati ini semua.

Aby—pria yang sudah dikenal dan dicintainya selama bertahun-tahun tega melakukan semua ini padanya. Apa selama ini rasa cintanya pada Aby tidak cukup hingga Aby tega melakukan hal menyakitkan seperti ini.

Membayangkan suaminya tidur bersama dengan sahabatnya sendiri benar-benar membuat hati Millen sakit bagaikan disayat-sayat silet tajam.

Dan sekarang Millen mengerti kenapa Bella menitipkan Aksen padanya begitu ia tiada, Bella berpikir dengan menitipkan Aksen pada Millen maka Aksen pun akan bisa dekat dengan ayah kandungnya.

Walaupun Bella mengetahui bahwa Millen dan Aby telah putus tetapi entah mendapat keyakinan darimana ia berpikir bahwa keduanya akan kembali bersama.

Millen dan Aby adalah dua insan yang begitu saling mencintai. Bella tahu bahwa keduanya saling sangat mencintai satu sama lain. Dan melihat hal tersebut lah yang membuat Bella yakin kalau keduanya akan bersama.

Selain itu Millen juga mulai mengerti alasan Aby memutuskan hubungan mereka tanpa sebab sekitar satu tahun yang lalu. Dulu, Millen pernah bertanya pada Bella apakah pria yang menghamilinya mau bertanggung jawab.

Saat itu Bella mengatakan pria tersebut bersedia bertanggung jawab hanya saja Bella yang menolak.

Dan sekarang Millen mengerti kenapa Aby memutuskan hubungannya saat itu, Aby ingin mempertanggung jawabkan perbuatannya pada Bella. Itu sebabnya ia memutuskan hubungannya dengan Millen.

Ditambah lagi Aby merasa tak pantas untuk Millen. Millen wanita baik-baik berbeda dengan dirinya yang jauh dari kata baik-baik. Ia merasa dirinya tak pantas bersanding dengan wanita seperti Millen.

Namun karena ego dan keinginan memiliki Millen begitu tinggi membuat Aby mengesampingkan pemikiran tersebut. Ia tetap menikahi Millen karena desakan orang tuanya dan karena keinginannya yang masih begitu membara memiliki Millen.

Tetapi sekarang ia harus merasakan betapa sakitnya melihat wanita yang begitu ia cintai tersakiti karena dirinya sendiri.

Waktu masih sangat pagi, jam masih menunjukkan pukul setengah enam pagi. Langit masih cukup gelap, sang mentari pun belum menampakkan sinarnya. Tetapi Millen sudah berada di dalam taksi dalam perjalanan menuju rumah Annisa.

Selepas shalat subuh tadi Millen langsung pergi meninggalkan rumah. Millen pergi tanpa meninggalkan pesan sepatah kata pun.

Beruntung Aby tak mengetahui kepergiannya tersebut karena ia sendiri pun tidak tahu dimana keberadaan suaminya—entah di kamar Aksen atau pun di ruang kerjanya. Dan Aksen, untungnya anak itu belum terbangun.

Everlasting Love [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang