Tok...tok.....tok
"Iya sebentar" teriak wanita di dalam
Seseorang wanita terlihat membuka pintu dengan senyuman manisnya dengan anak kecil imut disampingnya.
"Shin! " ucap wanita itu terkejut
"Shin, kami beneran Shin kan?" ucap wanita itu tak percaya
Tiba tiba wanita itu memelukku dan menangis dipelukan ku.
"Shin kamu dari mana aja sih, hiks... hiks" ucap wanita itu sambil melepas pelukannya dan menatapku
Aku hanya terdiam, karena aku juga tidak tau siapa wanita itu.
"Ayok masuk" ajak wanita itu lalu menarik tangan ku
"Kamu duduk disini ya" katanya, aku hanya menganggukan kepala ku
"Mas cepat turun ada tamu spesial" teriak wanita itu
Aku masih dalam diam dan bingung dengan suasana sekarang, aku masih menelaah siapa sebenarnya wanita itu.
"Siapa sih" kata seorang laki laki yang turun dari tangga
"Kak Minseok? " ucap ku saat melihat laki laki itu ternyata kak Minseok
Kak Minseok memelukku perlahan.
Kamipun tak kuasa menahan air mata, kami berpisah cukup lama akibat ulahku."Shin, kamu Shin kan, akhirnya kamu pulang setelah sekian lama, hiks.. " kata kak Minseok sambil memelukku
"Kak maafin Shin ya,hiks... udah bikin kakak khawatir, hiks.... " ucapku
Kak Minseok pun melonggarkan pelukannya dan menyuruhku duduk di sofa untuk berbicara.
"Kamu duduk sekarang" nada bicaranya berubah, dari lembut mulai sedikit membentak
"Kak maafin Shin ya" ucap ku pada kak Minseok tapi aku tidak berani menatapnya, aku hanya menunduk takut.
"Kamu sebenarnya dari mana aja sih, ditelfon nggak diangkat, di chat nggak dibales"
"Maaf kak"
"Trus kenapa juga ngelakuin hal konyol kabur dari rumah segala, udah kaburnya malem malem lagi"
Aku hanya diam, dan dalam diamku aku menitikkan air mata.
"Kamu tau nggak sih kakak tu khawatir nyariin kamu, aku telfon semua temen kamu, bahkan kakak datengin rumah mereka satu persatu, kak juga nyuruh orang buat nyari kamu"
"Maafin Shin kak, aku menyesal, kalau perlu tampar Shin, Shin akan terima tamparan dari kakak" kata ku
"Kakak sebenarnya nggak habis pikir kamu melakukan hal sekonyol itu, kenapa waktu itu kamu tega ninggalin kakak sendiri "
"Maaf kak, waktu itu pikiran Shin kacau, Shin udah capek kak, Shin juga punya kehidupan Shin sendiri !"
"Maafin kakak ya, kakak nggak bisa jadi kakak yang baik untukmu, kakak nggak bisa menjadi pengganti ayah, kakak minta maaf Shin" kata kak Minseok
"Seharusnya aku yang minta maaf kak, Shin udah bodoh ngelakuin hal sekonyol itu, Shin benar benar menyesal kabur malam itu"
"Tapi kakak tetap yakin kakak bisa ketemu kamu lagi, dan sekarang Tuhan mengabulkan doa kakak, jangan tinggalin kakak lagi Shin, kakak udah nggak punya siapa siapa lagi selain kamu adik kandung kakak"
"Iya Shin janji nggak bakal tinggalin kakak lagi, maafin Shin ya kak"
Rasanya lega setelah melihat kak Minseok, aku juga lega kak Minseok ternyata masih sayang denganku masih sama seperti yang dulu.

KAMU SEDANG MEMBACA
I Remember (Wanna One FanFiction)
FanfictionIni hanya cerita fiksi (ff pertamaku) tentang 3 Wannable yang tidak pernah menyangka akan bertemu langsung dengan Wanna One. Dan disitulah roman dimulai. Hope you like it! Thanks ^-^ Jangan lupa vote and comment ya (。'▽'。)♡