Part 35 END

2K 74 10
                                        

Irene masuk kamar melihat Sehun sedang tertidur. Lalu melihat vivi dan menanyakan kabarnya dan bertanya bagaimana bisa sampai di rumah atap. Irene menatap Sehun yg tertidur memeluk boneka miliknya akhirnya ikut berbaring di samping Sehun.

"Irene... Aku tadi lihat tasmu.. Dan sekarang kau bahkan ada dalam mimpiku" ucap Sehun membuka matanya melihat Irene yg ada di depannya.

"Kau pasti sangat merindukanku... Sampai aku muncul di mimpimu" komentar Irene.

"Dan sekarang kau bicara. Apa liburanmu ke Mongolia menyenangkan?" ucap Sehun. Irene bingung Sehun membahas Mongolia.

"Iya... Mongolia. Apa kau senang telah meninggalkanku? Karna tak ada aku apa kau bersenang-senang?" ucap Sehun. Irene mengaku tidak.

"Sama sekali tidak menyenangkan.. Aku sangat merindukanmu... Setiap hari aku merindukanmu... " Ungkap Irene.

"Bohong.... " komentar Sehun seperti tak percaya.

"SARANGHAE... Aku Sangat mencintaimu... " ungkap Irene. Sehun seperti tak percaya.

"Dasar... kau jahat... Aku tau kau tidak akan berada di sisiku. Karna saat aku terbangun nanti, maka kau pasti tak ada. Jadi kenapa kau bilang mencintaiku? Kau jahat Irene... " ucap Sehun sambil menangis dan kembali menutup matanya.

"Maafkan aku.... Aku sekarang tidak akan kemana-mana lagi" kata Irene mengusap kepala Sehun yg kembali tertidur.

"Karna mimpi ini begitu menyedihkan... Walau begitu aku senang melihatmu seperti ini. Meskipun dalam mimpiku, tapi aku senang" ungkap Sehun dengan air mata mengalir.

Pagi hari....

Sehun terbangun dari tidurnya lalu meminum botol air minum di atas meja. Dan tiba-tiba terdiam berpikir kalau Irene memang datang semalam.

Sehun keluar rumah sambil meminum bir di pagi hari.

"Apa kau sudah bangun...?" ucap Irene yg sedang menjemur selimut melihat Sehun keluar sudah minum bir.

"Apa kau baru bangun langsung minum-minum? Apa perutmu baik-baik saja?" kata Irene

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Apa kau baru bangun langsung minum-minum? Apa perutmu baik-baik saja?" kata Irene. Sehun masih melongo kaget karna ternyata Irene memang datang. Irene dengan santai mengajak Sehun untuk sarapan dan menyuruhnya mandi karna bau. Sehun masih bingung dan mencium bajunya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Because My First lifeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang