FILE. 2 #Annoying

75 12 19
                                    

07.00 A.M
Goo's Family House
Pagi yang cerah menyambut, sinar hangat sang mentari menemani semua orang mengawali aktifitasnya, dan suara kicauan burung menjadi musik merdu yang di dengar orang-orang di pagi cerah ini.

Pagi yang sangat menenangkan, namun hal itu tidak di rasakan oleh Mina. Ia duduk melamun di ruang keluarga dan hanya menatap kosong tv yang menyala di depannya. Penampilan gadis itu tampak mengerikan, dengan rambut berantakan, wajah kusam, kantung mata sebesar karung beras, dan sebuah lingkaran hitam dimatanya terlihat cukup jelas.

Baru semalam ia dengan terpaksa harus kembali tidur di rumah yang dalam sehari berubah jadi neraka baginya, dan beginilah dia sekarang.

Ada 4 orang anak yang sangat berisik di depan Mina. Dua orang anak yang usianya sekitar 6 dan 5 tahun sedang asyik bermain kejar-kejaran, serta ada juga dua anak perempuan kembar yang saling berebut mainan sehingga salah satu dari mereka menangis keras.

Mina hanya bisa pasrah dengan keadaan menyebalkan ini. Ia bahkan jadi malas melakukan apapun hari ini karena semalaman ia tidak tidur sama sekali. "Goo Mina!" Mina menoleh tak bergairah ke arah suara yang barusan memanggilnya.

"Mwo? " hanya itu respon yang Mina keluarkan ketika ia melihat kedua kakak kandung serta kakak iparnya bersamaan menuruni tangga. Perkenalkan nama mereka adalah Goo Soora dengan suaminya Kim Namjoon, Goo Hye Sun dan suaminya Jung Hoseok.

"Yak, cuci muka sana! Kau mengerikan sekali. " ujar Soora dengan nada yang jelas-jelas menyindir. Mina mendengus kesal, memang penampilan mengerikannya ini gara-gara siapa?! "Eonni, bisakah kalian mengecilkan suara 'menjijikkan' kalian yang ku dengar setiap malam? Rasanya aku mau gila mendengar itu setiap malam tahu! " balas Mina sambil mengacak rambutnya frustasi.

Apa yang baru saja terlontar dari mulut Mina tentu membuat kedua kakak kandung serta kakak iparnya malu. "Memangnya siapa yang membuatku jadi mengerikan seperti ini, huh?!" sekali lagi Mina berteriak penuh kefrustasian dan menghujami mereka dengan tatapan menghakimi.

Rasanya ia ingin sekali mengungkapkan seluruh keluh kesahnya sampai berbuih. Tapi, terlalu banyak yang sudah ia tahan sampai ia tidak tahu harus mulai mengatakannya dari mana. Jadi ia hanya bisa menelan bulat seluruh umpatan yang sangat ingin ia ungkapkan.

Anak perempuan yang diketahui anak dari kakak perempuan pertamanya yaitu, Goo Soora. Entah sejak kapan naik ke sandaran kursi yang Mina duduki dan mengucir rambut Mina yang sudah berantakan. Hasilnya bukan malah membuat rambut Mina jadi rapih, perbuatan anak perempuan itu malah membuat rambut Mina semakin berantakan.

"Kalian seharusnya pindah rumah tahu. " ujar Mina lemas, ia sudah malas menanggapi Kim Hani anak dari kakak pertamanya yang sedang asik membuat rambutnya semakin tidak karuan.

"Sebenarnya, kami juga mau tinggal terpisah. Tapi-" ujar kakak kedua Mina, Hye Sun, ucapannya terpotong dan wanita berswetter itu menatap sang ibu yang sedang sibuk memasak di dapur. Tatapan wanita itu seolah mengatakan ada sesuatu yang menahan mereka untuk pindah.

"Aku sudah pusing, aku kurang tidur gara-gara kalian, dan aku tidak bisa menikmati masa-masa tenangku karena anak-anak kalian yg berisik ini! " Mina terus melontarkan seluruh keluh kesahnya. Meluapkan seluruh rasa lelah yang ia tahan.

Mereka saling menatap satu sama lain, tidak ada juga yang bisa mereka lakukan untuk membantu Mina, mereka juga hanya menuruti keinginan nyonya Goo. "Bukankah lebih baik jika ada kami disini, suasana di rumah jadi terasa lebih hangat, bukan? " ucap Hye Sun hanya berusaha mencairkan suasana saja. "Nde, kehadiran anak-anak ini bisa menghilangkan stres, Mina-ya." Sahut Hoseok. Namun, Mina tidak menunjukkan respon apapun dan hanya diam menatap komplotan kakaknya itu.

Unpredictable LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang