Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
___ |A| |B| |A| |N| |G| |K| |U|
"Upacara selesai, masing-masing pemimpin barisan membubarkan pasukannya," kata protokol di ujung sana.
Di tempat teduh nan asri. Terhindar dari sinar matahari pagi. Jauh dari polusi. Posisi paling pw yang bisa membuat semua warga sekolah mendadak iri. Yah, walau saat giliran kelas kami aku juga pernah di posisi itu.
Tapi tetap saja, kenapa harus bergilir? Aku rela kok habisin suara demi upacara bendera tiap seninnya.
Balik lagi ke cerita awal. Aku menelusuri lorong sepi sekolah. Ya iyalah sepi, lorong isinya kantor kepala sekolah, wakilnya, ruang BK dan BP. Mana berani lewat!
Kecuali aku yang habis dihukum. Beruntung baru kali ini aku tidak membawa topi saat upacara bendera. Jadi bisa dikasih dispensasi. Hukumanku ringan, kok. Dengarkan dengan baik dan simak apa yang mereka katakan di ruang BK tadi.
Sumpah, rasanya telingaku panas sekali! Untung aku sudah keluar darisana.
Membayangkankembali kejadian tadi cukup membuatku malu. Semua pasang mata memperhatikanku saat upacara tadi. Kalau untuk yang baik-baik sih tidak apa, tapi ini karena tidak membawa topi sekolah. Lebih parahnya lagi hanya aku dan just me yang berdiri di sana! Apa kata dunia nantinya?
Tuh kakak OSIS niat tolongin nggak, sih?
Cukup malu juga pas pembina menjadikanku sebagai bahan eksperimen yang tak patut untuk diikuti serta umpan penambah topik supaya ceramahnya lebih lama lagi.
Lebih malu lagi pas Raey memperhatikanku dengan tatapan elangnya yang setajam silet membedah kasus artis-artis.
Kenapa, dia malu? Tidak ada yang tahu juga hubungan kita apa. Oh, jangan lupakan kalau ini semua juga salah dia. Padahal dia sendiri anak OSIS, tapi sedikit pun tidak mau bantuin adeknya yang diambang kepunahan ini.
Drama banget, dah. Kenapa juga koperasi harus tutup usia disaat ada seekor children yang sangat membutuhkannya.
"Kenapa?"
Translate : Kenapa tidak membawa topi sekolah?
"ASDJKLFG!!!"
Itu suara muncul dari mana?! Kenapa sih di SMA Wattpad ini banyak hantu gentayang? Suka ada suara tapi tidak ada wujud.
Aku menoleh kebelakang dan mood ku langsung hancur saat tahu siapa sosok tanpa wujud tadi. Siapa lagi kalau bukan saudara yang terhormat Raey.