Orang menghibur dirinya dengan rasa sakit setiap harinya. Menghamparkan kehampaan yang panjang. Menarik diri ke dalam lubang kecil bernama rasa bersalah. Lalu terbahak-bahak terhadap segala yang singkat dan mengambang.
Untuk sedikit berjalan di permukaan tanah. Masa lalu harus diajari menjadi budak. Masa depan melayang layaknya kumbang yang mengekor di balik aliran angin.
Berbiak adalah kebajikan tertinggi dari rasa sakit.
Di antara yang tak layak, kita menaruh tempat pada apa pun yang terpaksa. Kehadiran yang terlalu dibenci. Menjalar menjadi diri dan wajah. Untuk itu, merenungkan tentang siapa kita seperti tengah merenungkan siapakah siapa.
Terlalu banyak kepura-puraan dalam kesepian manusia. Kebahagiaan menjulurkan dirinya menjadi cacing yang melata di atas permukaan minyak.
Terlalu kecil segala yang digapai. Tempat terindah hanya bagi mereka yang tak pernah dilahirkan.
