17 - Jealousy (2)

1.7K 145 0
                                        

Saranggwa miumi~

Marimyeon, i love you Seoul~

Saranggwa miumi~

Marimyeon, i hate you Seoul~

Aku melirik jam dinding berbentuk pikachu yang tergantung. Waktu menunjukkan pukul lima pagi. Lagu milik RM [BTS] terus terdengar di ponselku.

Ya Tuhan. Siapa yang menggangguku dengan menelpon pagi-pagi begini?!

"Yeobseo?"

"Selamat pagi, chagi!"

Suaranya nampak tak asing. Kutilik layar ponselku. Nama manusia pluto itu terpampang jelas dengan huruf kapital sebagai nama kontak. Mau apa dia?

"Kau mengganggu waktu tidurku!"

"Justru aku berjasa karena telah membangunkanmu"

Oh. Ingatkan aku untuk memukul kepalanya saat bertemu di kampus nanti. Waktuku untuk tidur tersisa satu jam lagi. Kulirik Kyungmi yang nampak damai dengan wajahnya yang polos dan mata yang terpejam.

"Hei, kenapa diam? Aku akan mengunjungimu nanti"

"Aku ke kampus dengan Kyungmi"

"Kau harus beristirahat"

"Tugas menumpuk. Aku ingin cepat-cepat menyelesaikan kuliahku"

"Aku juga ingin cepat-cepat menyelesaikan kuliahku"

"Hm? Kenapa?"

"Agar aku dapat menikah denganmu"

Sial. Pipiku memanas. Mata yang sedari tadi lengket bagai tertimpa lem sekarang terbuka lebar hanya karena omongan Kim Taehyung. Rasanya, tiada hari tanpa bualan bagi pria itu.

"Aku mau mandi, Kim. Kita lanjut nanti, oke?"

"Baiklah. Good morning, Kim Yoorae. I love you"

Kata-katanya selalu berhasil membuatku tersenyum.

"O-oke.. I love you too"

Ya! Ya! Ya! Apa yang kukatakan tadi?!

Refleks aku melempar ponselku ke sembarang arah setelah mematikan telepon. Sedetik kemudian, telingaku mendengar suara Kyungmi yang menjerit singkat. Gadis itu terbangun sambil memegangi dahinya. Ups, kurasa ia terkena lemparanku.

Harum masakan Kyungmi tercium saat aku sibuk menyisir rambut panjangku. Untuk beberapa minggu ke depan aku memakai kaus lengan pendek yang besarnya melebihi badan. Tangan kiriku belum sepenuhnya pulih. Karena tanganku yang terbatas itu juga aku memadukan kaos merah kedodoran itu dengan rok hitam lipit-lipit yang panjangnya selutut.

Walaupun Kyungmi menjelaskan materi yang ia dapat selama aku tak mengikuti mata kuliah, tetap saja aku rindu tempat itu. Karena Kim Taehyung mungkin? Kurasa.

Lagipula apa yang akan aku lakukan di apartemen? Benar-benar membosankan seharian berdiam diri di tempat ini.

Ah, Taehyung mengatakan bahwa ia akan mengunjungiku tadi. Jemariku menekan-nekan keyboard ponsel untuk mengiriminya pesan agar ia menemuiku di kampus saja.

Yoorae_Park12: Taehyung?

Kth. Kim : ya? Apa kau merindukanku?

Wow, ia membalasnya dengan cepat.

Yoorae_Park12: kalau kau mau ke apartemenku, sebaiknya tidak perlu. Kita akan bertemu di kampus saat mata kuliahku selesai.

Kth. Kim: seperti yang kau inginkan, sweetie.

PREPOSSESSING [KTH]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang