Sinar matahari masuk lewat celah jendela kamar seorang gadis yang masih asyik dengan mimpinya. Walau ketukan pintu berkali-kali terdengar tapi dia sama sekali tidak terusik malah mencari kenyamanan dalam selimut tebalnya.
Ceklek...
Terdengar suara pintu di buka, Netta menggelengkan kepalanya melihat Puterinya masih tidur. Berjalan ke arah jendela dan membuka korden sepenuhnya. Gadis yang terlelap tersebut sedikit terusik karena sinar mataharinya mengenai wajahnya.
"5 menit lagi ma" ucapnya sambil menutup seluruh tubuhnya.
"Cha bangun, kamu lupa hari ini kan kamu akan pergi lihat baju pengantin kamu cha" ucap Netta berdiri di samping ranjang.
"Kan jam 12 ma lagian ini masih pagi banget, aku semalam nggak bisa tidur ma" dengan mata masih terpejam Rossa menjawab ucapan Netta.
"Tapi ini udah jam 9 cha. Kalau papa lihat kamu belum bangun jangan salahkan mama jika semua fasilitasmu di ambil."
Setelah bicara dengan Rossa, Netta berjalan meninggalkan kamar Rossa, Rossa langsung duduk membuka matanya. Yang benar saja Ardi sang papa akan mengambil semua miliknya. Dengan malas Rossa menyibak selimutnya dan turun dari ranjang, mengambil pakaian dan berjalan masuk ke dalam kamar mandi.
Satu jam di kamar mandi dengan acara merendam tubuhnya, Rossa keluar dari kamar mandi menggunakan pakaian celana panjang dan kaos warna putih, rambut yang masih dan di tutupi oleh handuk. Mengambil ponsel dan mengirim pesan ke seseorang.
For: Kak Afgan
Nanti aku tunggu kakak di kafe dekat kampus.
Setelah selesai mengetik pesan dan mengirimnya, dia melemparkan ponselnya ke ranjang. Kemudian Rossa berjalan ke arah meja riasnya dia sedikit memoles wajahnya dengan Makeup tipis, setelah selesai Rossa mengeringkan rambutnya.
Ting..
Rossa menoleh dan mengambil ponselnya yang tergeletak di Ranjang. Membuka ada notif pesan.
From : Kak Afgan
Iya. Aku akan sedikit terlambat.
Rossa membaca balasannya dan menghembuskan nafasnya. Entah kenapa pikirannya berkhayal yang tidak-tidak.
"Astaga sebentar lagi aku akan menikah dengan laki-laki ini. Dan sama sekali aku belum mengenalnya" batinnya sambil menatap ponselnya. Tak mau berpikir yang membuat dirinya pusing, Rossa memasukkan ponselnya ke dalam tas dan segera beranjak turun ke bawah dari pada kena omelan sang mama.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY HUSBAND IS DEVIL
Ficción GeneralCover by @RivaXia Rossalina Malik umur 21 tahun harus menerima perjodohan karena suatu perjanjian kedua orang tuanya dengan seorang pengusaha kaya, Rossa harus menikah di saat dirinya masih kuliah dan sebentar lagi akan menjalankan Wisuda karena kul...
