"Appa, Ap-pa. Ayo Jihyuk ucapkan Appa" ujar Sehun antusias kepada Jihyuk yang sibuk bermain di ruang bermainnya.
Jihyuk hanya menggelengkan kepalanya dan melemparkan bola mainan yang sedari tadi digenggam sebelum berjalan menjauh dengan gelak tawanya, Irene yang melihatnya hanya tertawa. Anak itu, semakin hari suka sekali mengusili Appanya.
"Sudahlah Sehunnie, kau bisa terlambat" ujar Irene yang mengingatkan Sehun akan jadwal pemotretannya di Tokyo.
"Heum, baiklah" ujar Sehun dan menerima koper yang tadi diambil oleh Irene di kamar.
"Terima Kasih sayang, aku berangkat" lanjut Sehun seraya mencium pelipis Irene dengan sayang dan jangan lupakan dengan pelukan erat untuk Irene.
"Jihyuk sayang, Appa akan pergi, tak ingin memeluk Appa heum?" tanya Sehun kepada Jihyuk yang telah duduk di kursinya dan asyik membaca buku bergambarnya, bak orang dewasa.
Entahlah, Sehun maupun Irene selalu dibuat takjub dengan tingkah Jihyuk yang menggemaskan. Jihyuk mengkerutkan keningnya, dan sesekali melihat buku dan Appanya, sebelum melepaskan bukunya dan berlari menghambur ke dalam pelukan Sehun yang telah berjongkok.
"Paaaaa" panggil Jihyuk riang, ah ya sebenarnya Jihyuk memang sudah mulai belajar bicara meskipun hanya kata-kata terakhir saja yang dapat diucapkan.
"Heum" gumam Sehun yang menciumi pipi kanan Jihyuk dengan membuat bunyi membuat Jihyuk tertawa.
"Appa pergi dulu ya, Appa pasti akan merindukan Jihyuk. Jihyuk harus tunggu Appa ya, nanti belajar berbicara bersama Appa ya. Pokoknya Jihyuk harus berbicara di depan Appa, arraseo" jelas Sehun kepada Jihyuk yang menatapnya bingung.
"Sehunnie" tegur Irene.
"Kamu bisa terlambat ke bandara sayang" ingatkan Irene yang membuat Sehun menghela nafas sebelum mencium pelipis dan bibir Jihyuk.
Setelah memberikan Jihyuk kedalam gendongan Irene, Sehun segera meraih kopernya dan berjalan keluar dari ruang bermain Jihyuk yang diikuti oleh Irene.
"Hati-hati sayang, bye bye" ujar Irene begitu mereka telah tiba di depan pintu utama.
"Jihyuk, bye bye kepada Appa" ujar Irene kepada Jihyuk yang langsung melambaikan tangannya dengan semangat.
"Dahdah" ujar Jihyuk riang.
🐰🐣
Esok harinya, Jihyuk ikut bersama Irene ke gedung SM. Karena hari ini, Irene ada jadwal di SM mengenai diskusi sebuah project CF terbaru.
Setelah mobil yang ditumpangi oleh Irene sampai di basement SM. Irene segera turun sebelum menurunkan Jihyuk yang tertidur di kursi bayinya, dan meletakkan Jihyuk di stroller.
Setelah tudung stroller terpasang dengan benar dan memastikan Jihyuk tidur dengan nyaman di strollernya. Irene mulai melangkahkan kakinya dengan mendorong stroller menuju ke lift bersama dengan sang manajer.
Setelah lift berhenti di lantai yang dituju, Irene segera melangkah keluar untuk menuju ke ruang rapat.
"Noona" panggil Jaemin yang berlari kecil ke arahnya bersama dengan Renjun dan Jeno.
"Oh kalian habis latihan dance?" tanya Irene saat melihat kaos dari Jaemin, Jeno dan Renjun yang sedikit basah.
"Ne. Kami baru saja selesai latihan. Noona ingin kemana?" tanya Jeno ramah, jangan lupakan matanya yang ikut tersenyum.
"Ke ruang rapat, mendiskusikan syuting CF" jelas Irene.
"Irene Noona pasti akan repot jika membawa Jihyuk ke ruang rapat, bagaimana jika Jihyuk, kami yang menjaganya selagi Irene Noona rapat?" tawar Renjun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Oh Family [ON HOLD]
De TodoBREAKING NEWS, SM UMUMKAN PERNIKAHAN DARI KEDUA ARTISNYA, YAITU OH SEHUN DAN BAE IRENE. Ini adalah cerita yang murni dari aku sebagai penulis. 🚨🚧 meskipun mengambil tema real life, but ini hanyalah fanfiction semata 🚧🚨 you can 🔙 if you don't l...
![Oh Family [ON HOLD]](https://img.wattpad.com/cover/168334747-64-k628771.jpg)