BREAKING NEWS, SM UMUMKAN PERNIKAHAN DARI KEDUA ARTISNYA, YAITU OH SEHUN DAN BAE IRENE.
Ini adalah cerita yang murni dari aku sebagai penulis.
🚨🚧 meskipun mengambil tema real life, but ini hanyalah fanfiction semata 🚧🚨
you can 🔙 if you don't l...
Kilatan lampu dari kamera paparazzi maupun penggemar yang menghadiri acara peresmian dan fansign Irene dengan sebuah brand kosmetik menyambut kehadiran Irene yang nampak anggun dengan gaun berwarna ungu selutut. Senyum ramah nan cerah Irene tersungging kepada para paparazzi atau penggemar yang mengambil gambarnya.
Sedikit pose Irene berikan seperti membuat love sign, v sign maupun pose andalannya.
Setelah pengambilan gambar, acara selanjutnya berupa sesi tanya jawab dilakukan Irene. Pertanyaan dari para wartawan dijawabnya dan beberapa kata Irene dalam mempromosikan brand tersebut ia lontarkan.
Setelah selama 30 menit sesi tanya jawab, sesi tanda tanganpun dimulai. Sekitar 100 orang penggemar beruntung telah menghadiri acara tanda tangan tersebut.
Nyaris satu setengah jam telah Irene habiskan untuk berinteraksi dengan penggemarnya.
Ketika seorang Namja tinggi dengan topi dan masker menghampirinya tak pelak membuat Irene tertawa sebab ia mengetahui siapa orang yang menutupi wajahnya dengan topi dan masker.
Bagaimana Irene tak mengetahui jika telah bertahun-tahun ia mengenalnya, semenjak trainee hingga ia menyandang marga Namja didepannya ini.
"Mwoya?" tanya Irene dengan menunjuk topi dan masker tersebut.
"Ketahuan ya" jawab Sehun seraya melepaskan topi dan maskernya.
Irene menganggukan kepalanya dengan tersenyum lebar.
"Ah ya, aku punya kejutan untukmu" ujar Sehun dan sedikit menggeser tubuhnya hingga Irene dapat melihat Jihyuk yang membawa sebuket bunga dengan tersenyum, menampakan gigi depannya yang baru saja dicabut.
"Untuk Eomma?" tanya Irene terharu yang dijawab anggukan dan senyuman manis dari Jihyuk.
"Terima Kasih sayang" ujar Irene seraya mencium pipi kanan putranya yang telah digendong Sehun untuk mendekati dirinya. Membuat Irene tak perlu untuk sedikit mencondongkan tubuhnya yang dapat berakibat perutnya tertekan meja.
Kejutan dari Sehun dan momen manis keluarga Oh itu pun tak pelak membuat orang-orang yang hadir disana mengabadikan momen tersebut.
❤❤❤
Sejak Irene diketahui tengah hamil anak kedua mereka, Sehun menjadi lebih protektif sementara Irene sendiri menjadi lebih manja kepada Sehun.
Mereka tengah berkeliling di salah satu Pusat Perbelanjaan, tempat dimana Irene mengadakan acara fansignnya. Kehadiran mereka di Pusat Perbelanjaan tentu saja menghebohkan para pengunjung, tetapi untunglah para pengunjung memberi pengertian sehingga keluarga kecil Oh dapat menikmati waktu mereka.
"Kita makan apa hari ini?" tanya Sehun lembut.
"Tidak tahu. Sedang tidak ingin apa-apa. Jihyuk ingin makan sesuatu sayang?" jawab dan tanya Irene. Matanya menatap Jihyuk yang berada di pundak Sehun.
"Pizza. Jihyuk ingin pizza eomma. Adik bayi juga mau pizza" jawab Jihyuk semangat.
"Eyy... Adik bayi atau Jihyuk sendiri?" tanya Sehun dan memindahkan Jihyuk untuk digendong.
"Jihyuk kan sayang adik bayi. Jadi, adik bayi pasti suka apa yang disukai oleh Jihyuk. Lagipula kan pizza lezat" jawab Jihyuk dengan menatap Sehun yakin.
"Tentu. Adik bayi akan menyukai apa yang disukai oleh hyung atau oppanya" ujar Irene dengan mencolek hidung Jihyuk.
"Oke. Pizza. Kajja" seru Sehun seraya merangkul Irene dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya menggendong Jihyuk.
Sesampainya di restoran pizza terkenal, Irene benar-benar menikmati dan makan dengan lahap pizza yang dipesan mereka. Setengah loyang pizza tersebut, Irene-lah yang menghabiskannya.
Selesai menikmati pizza, keluarga kecil Oh itu menemani Jihyuk untuk bermain di area bermain yang tersedia di Pusat Perbelanjaan tersebut. Jihyuk langsung berlari menyusuri area bermain tersebut, sementara Sehun dan Irene lebih memilih untuk mengawasi Putra mereka di kursi tunggu yang tersedia.
Setelah puas bermain selama hampir 1 jam, Jihyuk segera menghampiri Sehun dan Irene dengan lesu. Wajah lelahnya sangat kentara.
"Kita pulang?" tanya Irene lembut kepada Jihyuk yang telah berada di pangkuan Sehun, ia bahkan telah menyandarkan kepalanya di dada Sehun.
Jihyuk hanya menganggukan kepalanya dan menguap.
"Kekeke, sepertinya Jihyuk sudah sangat mengantuk. Kamu juga harus segera beristirahat, sayang" ujar Sehun.
Sehun pun segera beranjak dari duduknya, dan mengulurkan tangan kirinya kepada Irene setelah memastikan Jihyuk nyaman berada di gendongannya. Irene pun menyambut uluran tangan Sehun, membuat tangannya tenggelam dalam genggaman tangan Sehun yang besar dan hangat.
Seiring dengan langkah kaki Sehun dan Irene, Jihyuk pun perlahan memejamkan matanya. Ia tertidur pulas di gendongan Appanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mungkin karena terlalu lelah bermain, Jihyuk tetap tertidur pulas begitu tiba di rumah. Bahkan ia tak bangun saat Sehun mengganti bajunya.
"Lelah tidak?" tanya Sehun lembut seraya memijat pelan kaki Irene yang duduk di tempat tidur Jihyuk.
Irene menganggukan kepalanya.
"Ya sudah, sebaiknya kamu istirahat saja ya" ujar Sehun lembut seraya mengusap kepala Irene dengan sayang.
Setelah Irene berbaring dengan nyaman di sebelah Jihyuk, Sehun tak lupa mencium puncak kepala Irene.
"Selamat beristirahat" bisik Sehun kepada Irene yang telah tertidur.
Sehun pun beranjak meninggalkan kamar Jihyuk tuk menuju ke dapur, memasak makanan untuk istri dan anaknya yang pasti akan merasa lapar begitu mereka terbangun nanti.
TBC
Terima kasih untuk support kalian akan cerita ini. Tetap kasih support ya untuk cerita ini.
See you next chapter
Dan mari kita berbenah diri dalam meninggalkan komentar entah kepada orang biasa maupun kepada artis. Hanya karena kamu gak suka sama orang itu bukan berarti kamu dapat meninggalkan komentar kebenciaan untuknya.
Dan teruntuk kalian, yang mencintai idol kalian, silahkan cintai idol kalian dengan tanpa rasa posesif (bias is mine), support idol kalian (termasuk ketika dating), lindungi idol kalian, jaga privasi idol kalian dan ingat jangan menebarkan kebencian kepada idol yang tidak kalian suka. Mari berbenah diri, bijak dalam menggunakan sosial media juga diperlukan.
Ingat! Sekarang sudah tidak hanya lidah tak bertulang tetapi jari berpisau, sekarang juga tidak sekedar mulutmu harimaumu tetapi juga jarimu harimaumu.