Dering dari jam beker memenuhi sebuah kamar. Kamar yang berwallpaper kartun di setiap sisi dindingnya.
Hingga dering jam beker tersebut terhenti, tak membuat Jihyuk untuk terbangun dan membuka matanya. Ia justru mengeratkan pelukannya kepada adiknya yang masih terlelap tanpa terganggu dari dering jam beker.
Cklek
Pintu kamar terbuka menampilkan Irene yang telah mandi dan mengenakan pakaian rumahnya. Irene tersenyum lembut sebelum mengusap surai Jihyuk dan mengguncang lembut, untuk membangunkannya.
"Jihyuk sayang, Putra Eomma yang tampan. Ayo bangun" bisik Irene lembut di telinga kanan Jihyuk.
Jihyuk yang mendengar suara lembut dari Eommanya, menggeliat sebelum matanya terbuka.
"Eomma" gumam Jihyuk dengan tangan yang sibuk mengusap matanya dan sesekali menguap.
Jihyuk mendekatkan dirinya dan duduk di pangkuan Irene, memeluk Eommanya itu dengan manja.
"Good morning" sapa Jihyuk, menampilkan senyum manisnya.
"Good morning" balas Irene seraya memberikan segelas air putih untuk Jihyuk. Membantu putranya itu untuk meminum air putih hingga tandas.
"Nah, sekarang Jihyuk turun sebentar ya. Eomma akan siapkan air hangat untuk Jihyuk mandi" ujar Irene yang membuat Jihyuk menggelengkan kepalanya dan menyamankan diri di pangkuan Irene.
"Nanti saja ya Eomma? Boleh ya? Ini kan hari minggu" pinta Jihyuk dengan ekspresi yang sungguh mirip dengan Sehun ketika menginginkan suatu hal.
Irene terkekeh pelan sebelum menjawab.
"Baiklah" jawab Irene dan diakhiri dengan ciuman bertubi di pipi Jihyuk, membuat Putranya itu tertawa.
"Eomma, Appa sudah pulang? Jihyuk ingin berenang dengan Appa" ujar Jihyuk riang setelah Irene menghentikan aksinya.
"Appa sudah pulang semalam, berenangnya nanti sore saja ya. Appa masih butuh istirahat karena perjalanan panjang" jelas Irene membuat Jihyuk menganggukan kepalanya mengerti.
Irene patut bersyukur mengenai suhu Sehun yang telah normal semenjak subuh tadi hingga ia tak perlu untuk memanggil dokter.
"Eomma, Jihyuk ingin bermain dengan Puppies, boleh?" pinta Jihyuk membuat Irene menganggukan kepalanya.
Jihyuk segera meloncat dari pangkuan Irene dan melesat keluar kamar untuk menuju ke halaman dimana rumah anjing, tempat tinggal keluarga vivi tinggal.
"Oeekkk"
Tangis dari Jieun membuat Irene menolehkan kepalanya dan mendapati putri kecilnya itu telah terbangun.
"Aigoo... Putri Eomma yang cantik sudah bangun" ujar Irene dan membawa Jieun ke dalam gendongannya.
"Jieunnie, lapar heum" lanjut Irene setelah memastikan popok Jieun bersih tanpa ada poop dan lainnya setelah ganti popok subuh tadi.
Irene segera membuka kancing teratas dari dress rumahan yang dikenakannya sebelum memberikan ASI untuk putrinya.
Irene tersenyum lembut tatkala tangan mungil Jieun terulur menyentuh hidung Irene. Bayi cantik itu nampak asyik bermain dengan wajah cantik Eommanya yang tanpa mengenakan make up.
Tangan kecil itu sesekali mencubit hidung Irene dan menepuk pelan pipi Irene. Irene yang menundukan kepalanya, memudahkan Jieun untuk bermain dengan wajah Irene.
❤❤❤
Sehun yang baru saja terbangun itu mengalihkan perhatian ke arah pintu yang terbuka dan menatap Jihyuk yang membawa segelas susu dengan hati-hati. Bahkan gumaman jangan tumpah terdengar di telinga Sehun tatkala Jihyuk telah berada di samping tempat tidurnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Oh Family [ON HOLD]
RandomBREAKING NEWS, SM UMUMKAN PERNIKAHAN DARI KEDUA ARTISNYA, YAITU OH SEHUN DAN BAE IRENE. Ini adalah cerita yang murni dari aku sebagai penulis. 🚨🚧 meskipun mengambil tema real life, but ini hanyalah fanfiction semata 🚧🚨 you can 🔙 if you don't l...