Sehun menghela nafas karena ulah istrinya yang terhitung dua hari ini sangat dan lebih sensitif dari biasanya. Sehun pikir Irene tidak akan mengalami ngidam maupun sensitif di usia kehamilan yang menginjak usia 7 bulan, tapi nyatanya Sehun salah. Sebab di usia kehamilan yang menginjak usia 7 bulan, tingkat kesensitifan Irene sangat tinggi.
"Oppa, baju-bajuku sangat bau. Aku tidak suka" nada manja Irene terdengar, membuat Sehun yang tengah menyiapkan sarapan mengalihkan perhatian kepada Irene.
"Baju yang mana sayang?" tanya Sehun kepada Irene yang telah duduk di depannya.
"Semuanya. Oppa cuci ya" pinta Irene dengan senyuman manis.
"Semua? Satu lemari? Tapi kan, baju-bajunya telah bersih" ujar Sehun heran.
"Bajuku bau oppa. Baju milik oppa tidak bau. Aku suka wanginya, seperti oppa" ujar Irene seraya mencium lengan panjang kaos oversize milik Sehun yang menenggelamkan tubuh mungilnya.
"Tapi kan sayang, aroma dari bajuku pun sama dengan aroma bajumu" ujar Sehun, sebab pengharum pakaian yang digunakan sama.
"Tidak. Aromanya berbeda, ini aroma oppa" rajuk Irene.
Sehun hanya mengiyakan dan melanjutkan memasaknya.
"Aku tidak mau makan ini oppa" rajuk Irene yang mendorong piring nasi gorengnya menjauh.
"Lalu apa yang ingin kamu makan untuk sarapan?" tanya Sehun sabar.
"Aku ingin itu" ujar Irene seraya menunjuk piring nasi goreng milik Sehun.
Raut wajah Irene yang menggemaskan ketika merajuk membuat Sehun menyerah dan memberikan nasi goreng miliknya yang sebenarnya digoreng sama dengan nasi goreng milik Irene.
"Enak?" tanya Sehun yang dijawab anggukan antusias dan senyuman oleh Irene dengan mulut penuh, membuat Sehun tersenyum lebar dan mulai menyantap nasi goreng milik Irene.
Seusai sarapan, Sehun pun melanjutkan aktivitasnya dengan mencuci baju-baju milik Irene. Dan kegiatannya terhenti sebab Irene yang terus merajuk ingin berada di dekat Sehun.
Sehun pun akhirnya memilih untuk berhenti mencuci seperempat baju milik Irene dan berakhir dengan Irene yang memeluknya erat seharian. Dan seharian itu pun ia dan Irene melakukan aktivitas bersama dari menonton TV, tidur, memasak, makan bahkan Sehun harus berdiri di depan pintu kamar mandi tatkala Irene pergi ke kamar mandi.
🐥❤🐰
Dua hari setelahnya, Irene menjadi sangat sensitif dengan aroma Sehun hingga membuat Sehun terpaksa menjaga jarak dengan Irene. Dan hari ini, ketika jam baru saja menunjukan pukul 04.00 KST, Irene membangunkannya dan memintanya untuk pergi dengan alasan Irene yang mual mencium aroma tubuh Sehun.
Donghae yang mendengar cerita dari Sehun itu hanya mampu tertawa membuat Yoona yang baru saja datang dengan dua cangkir teh ginseng hangat itu menatap bingung.
"Irene mengusir Sehun karena aroma tubuh Sehun membuat Irene mual" jawab Donghae yang mengerti dengan kebingungan sang istri.
"Ah begitu" ujar Yoona menganggukan kepalanya, mengerti.
"Sebaiknya kau tidur disini saja Hun-ah, nanti pukul delapan, kau bisa pulang. Siapa tahu, Irene sudah tidak mual lagi, tapi jika masih mual, itu berarti sudah nasibmu" jelas Yoona yang diakhiri dengan tawanya.
"Aku tidur dulu ya oppa" ujar Yoona, ia masih mengantuk setelah jadwal syutingnya dan ia sendiri baru tertidur selama 4 jam.
Donghae yang mendengarnya, menganggukan kepalanya sebelum mencium pelipis Yoona.

KAMU SEDANG MEMBACA
Oh Family [ON HOLD]
RandomBREAKING NEWS, SM UMUMKAN PERNIKAHAN DARI KEDUA ARTISNYA, YAITU OH SEHUN DAN BAE IRENE. Ini adalah cerita yang murni dari aku sebagai penulis. 🚨🚧 meskipun mengambil tema real life, but ini hanyalah fanfiction semata 🚧🚨 you can 🔙 if you don't l...