Irene yang baru selesai memoleskan lipstick di bibirnya memandang sendu pemandangan yang terpantul dari kaca meja riasnya. Dari kaca, Irene dapat melihat Sehun yang asyik mencium perut Jieun membuat Putri mereka tersenyum lebar.
"Kenapa sedih begitu wajahnya?" tanya Sehun saat ia tak sengaja menangkap ekspresi Irene.
Irene menghembuskan nafasnya sebelum memutar tubuhnya untuk menghadap Sehun yang telah duduk di atas kasur dengan memangku Jieun.
"Sehun, aku kan tidak pernah jauh dari Jieun" ujar Irene dengan sendu, bibir Irene yang mengerucut membuat Sehun tersenyum geli.
Ekspresi yang sama dari Istrinya saat pertama kali jauh dari Jihyuk dulu. Jika dulu, Irene harus jauh dari Jihyuk yang kala itu berusia 3 bulan untuk pekerjaannya sebagai pembawa acara di sebuah event, maka kali ini Irene akan jauh dari Jieun karena janji Irene bersama dengan Joy.
"Kan hanya pergi selama beberapa jam saja. Lagipula masih berada di satu kota juga" jawab Sehun dengan sorot mata yang masih memancarkan rasa geli.
"Iya sih. Tapi kan-" ucapan Irene terputus tatkala Sehun beranjak dari duduknya dan berjongkok di depannya.
"Ssstt... Jieun akan aman denganku sayang, begitupun dengan Jihyuk. Aku tidak akan kerepotan mengurus kedua anak kita. Jika kamu saja bisa mengurus mereka berdua, masa aku tidak bisa sih" ujar Sehun dengan yakin dan tegas.
"Lagipula selain kamu sudah membuat janji dengan Joy. Kamu juga butuh Me Time sayang" lanjut Sehun membuat Irene menghela nafas sebelum menganggukan kepalanya.
Ya setidaknya Irene memang tidak perlu merasa cemas akan meninggalkan kedua anaknya bersama Sehun. Kemampuan Sehun dalam mengurus dan menjaga kedua anak mereka memang tidak perlu diragukan lagi.
Tetapi, tetap saja Irene ragu akan jauh dari kedua anaknya terlebih Jieun yang telah berusia 3 bulan dan sedang di fase mengenali wajah orang-orang di sekitarnya serta mengenal namanya sendiri. Putri cantiknya itu akan tersenyum ketika dipanggil namanya atau memandang antusias wajah orang terdekat seperti Ayah dan Ibu beserta Oppanya.
"Kajja Joy pasti sudah menunggu" ujar Sehun dan beranjak berdiri.
Irene tersenyum dan meraih handbagnya sebelum meraih tangan kanan Sehun sebab tangan kiri Sehun tengah menggendong Jieun.
Ketika mereka memasuki ruang keluarga, mereka dapat melihat Joy bersama dengan Jihyuk yang tengah asyik mewarnai. Setelah bersekolah, Jihyuk lebih memilih untuk dibelikan berupa buku bergambar, pensil warna, buku cerita, buku menulis hangul, buku menulis huruf dan buku menulis angka daripada mainan kepada para samchon maupun imonya ketika berkunjung terlebih jika para samchon maupun imonya pulang dari luar negeri.
"Aigoo... Pintarnya" ujar Joy melihat gambar penguin yang baru saja selesai diwarnai oleh Jihyuk dengan warna dark blue dan grey.
"Oh Unnie sudah siap rupanya" lanjut Joy saat melihat Irene beserta Sehun dan Jieun yang telah tiba di ruang keluarga.
"Jieun-ah anyeong" sapa Joy riang kepada Jieun yang meresponnya dengan senyum manisnya.
"Aih cantiknya" ujar Joy gemas.
"Kita berangkat sekarang?" tanya Irene yang dijawab anggukan oleh Joy.
"Kajja unnie. Aku sudah memesan spa untuk kita, jadi kita harus segera pergi" ujar Joy riang dan meraih tasnya yang ia letakan di meja.
"Hati-hati membawa mobilnya Joy" pesan Sehun.
"Siap. Jangan khawatir Oppa, aku akan mengembalikan Istrimu yang cantik ini dalam keadaan utuh tanpa lecet sedikitpun" jawab Joy dengan menggoda Irene.
KAMU SEDANG MEMBACA
Oh Family [ON HOLD]
RandomBREAKING NEWS, SM UMUMKAN PERNIKAHAN DARI KEDUA ARTISNYA, YAITU OH SEHUN DAN BAE IRENE. Ini adalah cerita yang murni dari aku sebagai penulis. 🚨🚧 meskipun mengambil tema real life, but ini hanyalah fanfiction semata 🚧🚨 you can 🔙 if you don't l...
![Oh Family [ON HOLD]](https://img.wattpad.com/cover/168334747-64-k628771.jpg)