Irene mengamuk mendengar perkataan Taehyung. Di dalam ruang kerjanya ia membantingi apapun yang ada disana. Dia tidak terima diperlakukan seperti ini oleh Taehyung. Dan ia mulai berfikir akan kembali ke Korea untuk memberi laki laki itu pelajaran karena berani menggoda suaminya.
Sayangnya Irene tidak bisa kembali, karena dia tidak bisa membatalkan Fashion Show brandnya yang akan diadakan sebentar lagi. Irene menyuruh beberapa orangnya yang ada di Korea untuk menyelidiki siapa Jeon Jungkook sebenarnya.
"Aku sekarang hanya akan melihat, tapi aku akan bertidak saat kau mulai diambang batas. Takkan kubiarkan kau melukai Jeon Jungkook" kata seseorang yang tengah melihat Irene.
Dia mengambil ponselnya dan dia juga memerintahkan beberapa orang kepercayaanya untuk menjaga Jeon Jungkook dari apapun yang akan membuat dirinya celaka.
Dia bersumpah bahwa dirinya tidak akan membiarkan sahabatnya dan Jeon Jungkook terluka karena Irene.
"Aku akan ke Korea saat jalang itu pulang kesana" desisnya
"Sial! Lihat saja akan kupastikan Jalang murahan itu menerima akibatnya" geram Irene
"Hei ren, semua itu kan salahmu sendiri. Punya suami sempurna tak pernah dijaga. Kau, kau memang pernah melayaninya? Tidak kan?"
"Yasudah tak perlu marah toh semua itu salahmu. Coba jika kau jadi istri yang becus. Suamimu takkan selingkuh" Irene menggeram
"Ini bukan salahku, jalang itu saja yang sudah berani menggodanya"
"Kurasa otakmu memang tak ada pada tempatnya. Kau itu pantas mendapatkan ini. Kau tidak pernah ada buat suamimu. Kehadiranmu seolah dianggap hanya angin lalu karena kelakuanmu. Aku bahkan ragu anakmu mau menganggapmu mamanya. Jangan jangan Jeon Jungkooklah yang benar benar dianggap mamanya"
"Kau-"
"Sadar Ren! Aku memang temanmu tapi aku juga harus membuatmu sadar. Semua ini terjadi karena dirimu sendiri. Suami mana coba yang tahan dengan pernikahan tanpa cinta sekaligus tidak mendapatkan haknya sebagai seorang suami dan disuruh mengurus anaknya seorang diri. Ditambah kelakuan brengsek istrinya yang hanya suka foya foya dan selingkuh?"
"Seharusnya kau mikir Ren, sudah terima saja konsekuensinya. Kau kan memang tidak pernah bisa untuk bertanggung jawab dan terikat" Irene tentu saja berang dengan perkataan temanya
"Kau sebenarnya teman tau musuhku hah?"
"Ya aku memang temanmu. Tapi aku muak melihat tingkahmu. Aku memang brengsek tapi setidaknya aku masih sendiri. Dan aku takkan seperti dirimu yang dengan tega menelantarkan suami dan anakmu. Kalau aku punya suami dan anak sudah pasti aku berubah. Sedangkan kau? Kau mengerikan ren"
"Aku kasihan pada suami dan anakmu. Aku bersyukur dia menemukan seseorang yang lebih pantas daripada kau" Teman Irene, Becca menyeringai
"Aku ada dipihak mereka. Oh dan jika kau sebut dia jalang -bukankah kau sendiri jalang? Bercinta dengan banyak orang dibelakang suamimu yang bahkan suamimu hanya berselingkuh sekali ini demi anaknya?"
"Dia bukan jalang. Kau yang jalang Irene. Aku muak denganmu" kata Becca sambil berlalu meminggalkan Irene
"BECCA! BASTARD! KAU DIPECAT DARI BUTIKKU!" Becca mengacungkan jari tengahnya.
"BECCA!!"
"DASAR BRENGSEK!"
"KAU AKAN MENYESAL DAN KAU AKAN KEHILANGAN SEMUANYA IRENE!" Teriak Becca sambil menyeringai. Irene melempar vas bunga ke arah Becca namun Becca sudah pergi dari sana.
"Sialannnn" Irene berteriak marah dan semakin mengamuk didalam ruanganya.
"Lihat saja Ansel, Becca, kalian yang selanjutnya setelah aku menghancurkan Jeon Jungkook. Akan kubuktikan aku bisa me membuat Taehyung bertekuk lutut dihadapanku" sementara itu Rebecca Idine pergi menemui seseorang yang sangat dicintainya
KAMU SEDANG MEMBACA
Hot Daddy [END]
FanficKim Jihoon yang lebih menyayangi Jeon Jungkook daripada ibu kandungnya dan Kim Taehyung yang siap menceraikan istrinya demi menikahi mahasiswa kesayanganya. Mereka hanya ingin hidup bahagia - sesimple itu
![Hot Daddy [END]](https://img.wattpad.com/cover/175128023-64-k210233.jpg)