Taehyung terus menggandeng Jungkook mengelilingi pasar malam. Mencoba berbagai mainan disana juga makanan makanan khas pasar malam. Tanpa tau jika keduanya tengah dibuntuti oleh segerombol anak muda bersama seorang anak kecil.
Mereka asik mengumpulkan moment romantis kedua orang dewasa dihadapan mereka. Bagaimana keduanya bersikap seolah masih muda yang sedang mulai mengenal cinta.
Tatapan lembut, tautan tangan juga senyum bahagia itu begitu enak dipandang. Bahkan Taehyun dan Jihoon tak berhenti tersenyum. Ketika anak berusia lima tahun itu ternyata juga mengerti bagaimana situasinya dan dia mendukung kedua orang dewasa itu bersama.
Terlihat dari binar bahagia serta senyum polosnya saat melihat papanya bersama seseorang yang selama ini ia anggap mamanya. Tanpa mau peduli jika orang mengatakan bahwa sosok itu bukan mamanya.
Yang ia tau adalah sosok itulah yang memberikanya bahagia, kehangatan, pelukan, ciuman, perlindungan, nasehat, perhatian, dan apapun yang selama ini hanya ia dapatkan dari papanya dan ia merasa itu berbeda. Apa yang mamanya berikan berbeda dengan papanya namun keduanya sangat menyenangkan bagi dirinya.
"Papa senyum dari hati. Hoonie suka mama bikin papa senyum seperti itu" celetuk bocah berusia lima tahun dengan polosnya.
"Papa mama nda akan pisah pisah lagi kan hyung?" Tanya si bocah pda yang lebih tua. Yang lebih tua tak kuasa menjawab karena dirinya bukan tuhan yang bisa memprediksi dan memastikan apa yang akan terjadi dimasa depan.
Namun dengan keyakinan bahwa Tuhan maha adil, ia yakin jika keduanya pada akhirnya akan bersama. Tuhan tidak pernah tidur dan Tuhan selalu tau siapa yang tulus dan siapa yang busuk. Dan dengan keyakinan penuh akan keadilan Tuhan, Kim Taehyun tersenyum dan mengangguk
"Tuhan adil, Tuhan tidak tidur dan Tuhan selalu mendengarkan apalagi untuk Jihoon. Jika Jihoon berdoa dengan sungguh sungguh, maka Tuhan pasti membuat apa yang Jihoon inginkan menjadi nyata" jawab Taehyun sambil membelai kepala Jihoon.
Dan Jihoon cukup pintar untuk bisa mengerti maksut dari hyungnya. Jihoon langsung bersimpuh dan menautkan kedua tanganya untuk berdoa pada Tuhan dan mendongak memejamkan mata kearah langit. Dan hal itu diikuti Taehyun tanpa merasa malu pada pengunjung yang menatap aneh kearah mereka.
Keempat teman Taehyun ikut bersimpuh disamping Jihoon dan Taehyun. Meski mereka tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, tapi mereka merasakan hal buruk memang sudah terjadi dan hari ini mereka melihat hal buruk itu hilang tergantikan dengan kebahagiaan.
Dan yang mereka tau si kecil ingin semua tetap seperti ini tanpa mau kembali ke hal buruk yang pernah terjadi. Maka dari itu, Soobin, Yeonjun, Beomgyu dan Kai ikut bersimpuh untuk berdoa bersama anak berusia lima tahun itu.
"Tuhan, Hoonie tau Hoonie pernah nakal dan buat Tuhan marah sama Hoonie. Tapi Hoonie sudah minta maaf, kata mama kalau Hoonie sudah jadi anak baik Tuhan akan sayang sama Hoonie" Jihoon membuka matanya dan menatap langit.
"Tuhan hikss Hoonie mohon Tuhan hikss Hoonie mau hikss minta hikss sesuatu, Hoonie janji hikss Hoonie nda akan hikss minta lagi tapi hikss Tuhan harus hikss kabulkan yang Hoonie minta hikss malam ini hikss" Jihoon mulai berlinang air mata.
"Hoonie hikss mau papa senyum terus hikss Hoonie mau papa bahagia hikss hikss papa nda hikss bahagia. Hoonie hikss tau hikss papa cuma hikss di marah yang mereka bilang hikss mama Hoonie hikss"
"Setiap pulang hikss selalu buat papa marah hikss selalu marah Hoonie hikss hoonie takut hikss sedih hikss Hoonie nda mau hikss Hoonie takut hiks. Hoonie nda pernah peluk cium hikss mama hikss Hoonie selalu di marah hikss Hoonie nda nakal hikss nda hikss kenapa di marah hikss takut"
KAMU SEDANG MEMBACA
Hot Daddy [END]
FanfictionKim Jihoon yang lebih menyayangi Jeon Jungkook daripada ibu kandungnya dan Kim Taehyung yang siap menceraikan istrinya demi menikahi mahasiswa kesayanganya. Mereka hanya ingin hidup bahagia - sesimple itu
![Hot Daddy [END]](https://img.wattpad.com/cover/175128023-64-k210233.jpg)