13th - (Sky)

312 38 6
                                        

"Bora-ya aku harus ke toilet dulu Eoh." ucap YuRa pada Bora, kekasih Donghyuk itu langsung menganggukkan kepalanya.

"Cepat kembali kesini Eoh." pesan Bora pada YuRa, gadis itu tersenyum lembut.

"Arraseo. Chankaman." pamit YuRa berlenggang menuju toilet untuk para tamu.

"Apa Bobby sudah memberi kabar?" tanya Hanbin sedikit panik.

"Tenanglah Kim Hanbin. Bobby bilang dia sudah bertemu dengan Soo Jung. Jadi Soo Jung sudah aman." ucap Jiyeon menjelaskan, karena memang baru saja Bobby memberi info jika dirinya sudah berhasil menemukan Krystal.

Hanbin menghela nafas lega, dirinya sedikit lebih tenang sekarang. Ditambah lagi besok mereka akan berangkat ke Bali tanpa Krystal.

" Hah, baiklah." ucap Hanbin pelan lalu bergegas ke toilet. Sejak tadi sepertinya dia cukup gugup karena khawatir hingga membuatnya ingin buang air kecil.

"Kenapa Sena dari tadi memandang kita terus." gumam Jiyeon menatap tajam Sena yang juga sedang memandangi mereka. Jinhwan dan yang lain turut menoleh kearah Sena. Tapi mereka justru mendapati Sena menyunggingkan senyum meremehkan.

Jiyeon masih tajam menatapnya. Tidak aneh memang jika melihat Sena tiba-tiba mengukir senyuman seperti itu. Karena dia memang terkenal dengan kepribadiannya yang sulit ditebak.

"Waeyo?" tanya Sena saat Jiyeon masih tajam menatap matanya. Sebuah senyuman meremehkan tidak pudar dari bibir Sena.

Bora mengalihkan pandangannya dari sosok gadis yang membuatnya muak itu. Bukannya menjawab, Jiyeon lebih memilih untuk mengabaikan Sena dan pergi menjauh bersama yang lain.

"Perutku sedikit tidak nyaman." gumam YuRa saat keluar dari toilet.

"Eonni.." panggil Jeon Mi saat YuRa keluar tanpa menyadari keberadaannya. Jeon Mi berdiri bersandar di dinding dekat pintu toilet seraya bersidekap dada. YuRa kaget saat melihat Jeon Mi tiba-tiba ada disana.

"Eoh JeonMi-ya Saengil chukkae. Mian baru mengucapkan padamu." ucap YuRa tersenyum dengan lembut dan manis. Jeon Mi tersenyum lebar lalu menggeleng pelan.

"Anniya gwaenchana eonni. Gomawo." ucap Jeon Mi masih dengan nada bicaranya yang lembut. YuRa membalas senyuman Jeon Mi dengan tulus.

"Ah eonni, aku tidak melihat Bobby oppa? Bukankah tadi dia bersamamu eonni?" tanya Jeon Mi penasaran, senyum di wajah YuRa memudar.

"Ah, Jiwon oppa sudah pulang." jawab YuRa singkat. Jeon Mi yang melihat perubahan di  wajah Krystal justru menyunggingkan senyum yang puas.

"Waeyo? Kenapa Bobby oppa pulang dulu? Acaraku bahkan belum selesai." ujar Jeon Mi dengan nada sedih, meski tanpa YuRa sadari ada sebuah senyuman terukir di bibir Jeon Mi.

"Jiwon oppa harus menyusul So Jung. Mobilnya mengalami masalah." jelas YuRa, Jeon Mi kian puas saat mendengar nada bicara YuRa yang benar-benar sudah berubah.

"Mwo? Kenapa Bobby oppa malah meninggalkanmu disini sendirian hanya untuk menyusul Soo Jung eonni? Bukankah YuRa eonni adalah kekasihnya. Tapi kenapa Bobby oppa malah lebih peduli dan perhatian pada Soo Jung eonni." ujar Jeon Mi dengan nada mulai mengecek. YuRa menatap Jeon Mi dengan pandangan penuh pertanyaan.

" Apa maksudmu Jeon Mi-ya?" tanya YuRa memastikan.

" Eonni, aku yakin kau tidak cukup bodoh untuk memahami arti ucapanku." ucap Jeon Mi meninggalkan YuRa yang masih terdiam mendengar ucapan JeonMi.

Tangan kanan YuRa mengepal mengingat setiap ucapan JeonMi di tambah beberapa interaksi Bobby dan Krystal yang sukses membuatnya kesal.

"Jiwon oppa adalah kekasihku." gumam YuRa pelan seraya menyentuh dada kirinya dengan lemah.

Bad IceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang