(COMPLETE)
[SUDAH TERBIT]
Razwan Tsabit Ghifari dengan segala kelebihan yang ia punya. Harta, keluarga, tahta, sahabat. Hanya saja, untuk perkara agama, Ari begitu meremehkan banyak hal. Suatu hari, sang ayah berniat menjodohkan putra sulungnya deng...
Aku mengernyit. Ini bukan suara Kinan. Aku menarik nafas, berusaha mengontrol diri.
"Iya, saya Mas-nya. Ini dengan siapa, ya? Ada apa dengan adik saya?"
"Adik anda sedang berada di rumah sakit Permata Bunda. Harap menyusulnya segera kemari. Ia terkena tusukan di perut kanannya."
Untuk beberapa saat aku terdiam, berusaha mencerna.
"Halo?"
"Oh, iya. Terima kasih informasinya. Saya akan segera susul ke sana."
Aku meyambar kunci mobil, setengah panik berlari menuju lift. Sial. Liftnya sedang penuh. Tak punya cara lain, aku memutuskan untuk turun lewat tangga saja. Ruanganku di lantai 5, tidak terlalu jauh untuk ukuran menuruni anak tangga.
🌞🌞🌞
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.