Part 22 ♥

368 31 3
                                        

WARNING!!!!
Vote sebelum membaca😍

Ini lanjut yang part 21 yah🤗🤗😘😘😚😚

●●●●●●●●●●●●

"

Kemana sih tuh Vita,ijinnya ke toilet malah kagak balik-balik,"gerutu Cika.

"Kantin mungkin,"kata Karin.

"Kita cek aja yuk,"ajak Gina.

"Kuy laah,"jawab Karin dan Cika.

Saat mereka bertiga sedang berjalan di tengah koridor,banyak murid yang duduk-duduk di depan kelas.

"Kagak ada Vita nya,"kata Cika yang sudah duduk di kursi kantin.

"Gak aktif dia,"kata Karin yang mencoba menghubungi Vita.

"Paling dia bolos,"kata Gina dengan menopang dagunya.

Tak lama ada Vero,Gama,dan Reza mendekat ke meja yang di duduki Gina dll.

"Permisi cantik,"goda Gama dengan senyuman menggodanya.

"Euuhhh jijik gue,"kata Cika dengan tatapan sinisnya.

"Tas Vita mana?"kata Vero to the point.

"Ada di kelas,"jawab Karin dengan sedikit cuek.

"Bisa tolong di ambilin,"pinta Vero.

"Buat apa lo mau nyolong yah,ngaku lo,"kata Cika sambil menunjuk-nunjuk Vero.

"Buat apa gue nyolong,kalopun gue mau nyolong gue gak bakal tanya ke lo,"jawab Vero dengan wajah datarnya.

"Dasar lambe turah,otaknya cuma isi gosipp mulu,"celetuk Gama yang langsung dapat tatapan tajam Cika.

"Apa lo bilang?!!"kata Cika sambil berkacak pinggang.

"Otak lo cuma isinya gosip,"ulang Gama.

"Ishhh dasar makhluk astral,keturunan firaun,anaknya dajal!!"umpat Cika sambil memukul lengan Gama cukup keras.

"Awww...wah...gila aww sakit goblok!!!"pekik Gama.

"Bodo!!"kata Cika dengan cuek lalu pergi meninggalkan kantin.

"Back to topic,"kata Vero.

"Bisa tolong ambilin tas Vita?"pinta Vero.

"Vitanya gak ada,jadi lo gak berhak ambil barang dia,"jawab Karin.

"Vita ada sama Aldi,"kata Vero.

"Yang bener? Jangan ngaco kalo ngomong,"timpal Gina.

"Buat apa kita ngada-ngada ya gak Ver,"kata Reza dengan tangan yang dimasukkan ke dalam saku celananya.

"Yaudah entar gue ambil,"kata Karin sambil berdiri.

"Gue ikut,"kata Gina.

"Yaudah kita juga ikut,"kata Reza yang di angguki Vero.

"Ngintil mulu,"gumam Gina.

******

Suasana di mobil sangat tenang,dan nyaman.Sedari tadi Vita memandang pemandangan kota Jakarta lewat jendela mobil yang ia buka,awalnya Aldi melarang Vita untuk membuka kaca jendelanya,namun Vita bersikap kekeh sehingga Aldi luluh dengan rayuan Vita.

"Aku tutup aja yah,"pinta Aldi.

"Enggak aku masih mau kayak gini,"kata Vita.

"Sayang pliss dengerin aku dong,"kata Aldi sambil menggenggam tangan kanan Vita.

Vita [Selesai]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang