6

50 8 0
                                    

🌳Bagian 6 🌳

"dok semua baik-baik saja kan" tanya raya

"begini mbak pasien yang dinyatakan koma selama 3 bulan ini dan tiba-tiba sadar tanpa tanda-tanda itu merupakan hal mustahil, tetapi ini mungkin mukjizat sang maha kuasa semoga saja tidak akan terjadi apa-apa" jelas dokter itu

Setelah itu raya masuk ke dalam ruangan mama erlangga, hal pertama yang raya lihat adalah erlangga yang sedang menciumi tangan mamanya sambil menitikkan air mata

"ma erlangga takut,mama jangan buat erlangga takut lagi ya" kata erlangga sambil terus menciumi tangan mamanya

Mama erlangga tersenyum sambil mengelus rambut putranya "udah jangan nangis, gak malu dilihatin pacarnya" kata mama erlangga sambil memandang raya

Raya yang dibicarakan berjalan menuju mama erlangga dan menyalami tangannya

"cantik, pinter banget sih lang kamu milihnya"

"mama jangan gini lagi ya, jangan buat erlangga takut" kata erlangga sambil melihat mamanya

Setelah mengatakan itu erlangga pergi menuju toilet yang berada di dalam ruangan itu

"nama kamu siapa nak" tanya mama erlangga ketika raya duduk di bangku yang sebelumnya di duduki erlangga

"raya tante" jawab raya sambil memegang tangan mama erlangga

"tante boleh peluk kamu" tanpa basa-basi raya langsung menghambur ke pelukan mama erlangga

"tau gak, erlangga itu anaknya kalau udah sayang sama sesuatu itu bakal dijaga semampu dia, dan dia gak bakal ngebiarin hal itu hilang begitu saja. Dia baik sih tapi kadang protektive,maklumin ya" kata mama erlangga yang diakhiri dengan kekehan

"kalau dia sedih, cari dia di tempat yang dia suka. Jangan tinggalin dia sendiri kalau dia sedih, dia butuh seseorang untuk melampiaskan kesedihannya" sambung mama erlangga

Raya hanya mendengarkan apa yang dikatakan mama erlangga dan tanpa mereka sadari pembicaraan itu terdengar oleh erlangga

"tante pengen apa, biar raya beliin" tanya raya mengalihkan pembicaraan

"tante cuma pengen kamu terus sama erlangga, jangan tinggalin dia" kalimat itu sukses membuat raya mematung, bagaimana bisa raya saja bukan siapa-siapa erlangga

Kemudian tiba-tiba erlangga keluar dari kamar mandi dan saat itupun keheningan menyelimuti ruangan inap tersebut

Situasi saat ini sangat canggung, erlangga melihat raya yang sedang mengelus tangan mamanya sedangkan mama erlangga kembali istirahat terbukti dengan matanya yang terpejam kembali

"ray gue anter balik yuk" kata erlangga

Raya menoleh ke erlangga sambil berkata "nanti aja, masih pengen nemenin tante"

"kan lo juga belum sehat total, mending istirahat aja di rumah. Besok kesini lagi"

Tiba-tiba mata mama erlangga membuka dan ia mengatakan "kok ngomongnya masih lo gue lang sama raya"

"ma sebenarnya.. "

"mama capek pengen istirahat, awas aja ya kamu masih lo gue sama raya. Mama bisa denger" erlangga melirik raya dan raya tersenyum sambil mengangguk menandakan ia menyetujui omongan mama erlangga agar tidak semakin panjang

"nanti kalau ka-kamu pengen pulang bilang aja ya, aku di situ" kata erlangga sambil berjalan menuju sofa

Rasanya aneh sekali ia menyebut aku kamu, tetapi bagaimana lagi demi mamanya erlangga akan melakukan apapun

Bintang TerindahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang