Teman-teman Seulgi kini berangsur pulang satu persatu. Menyisakan Krystal yang diajak pulang enggak, entahlah apa tujuannya.
Seulgi : " gak balik lo? " ucap Seulgi pada Krystal. Seulgi saat ini sedang memotong kukunya sementata Krystal sedang duduk menghadap ke balkon kamar Seulgi.
Krystal : " ngusir gue lo? " ucap Krystal sambil menoleh sebentar ke arah Seulgi.
Seulgi : " gue yang bulanan kok lo yang sewot " ucap Seulgi.
Krystal : " gue tuh sebenernya mau nanya sesuatu sama lo "
Seulgi : " tanya aja kali "
Krystal pun beranjak dari kursi dan beralih duduk di kasur Seulgi sambil menatap Seulgi serius. Seulgi pun menyadari perubahan wajah Krystal dan menghentikan kegiatan memotong kukunya.
Seulgi : " napa sih Krys? Serius amat lo. Jadi takut gue "
Krystal : " lo ada perasaan sama Chanyeol? " tanya Krystal to the point. Seulgi pun melotot atas pertanyaan Krystal, dia terkejut.
Seulgi : " hahaha apa sih lo. Gajelas " Seulgi mengibaskan tangannya ke arah Krystal.
Krystal : " gue serius Gi " ucap Krystal pada Seulgi.
Seulgi : " kenapa lo tiba-tiba nanya begitu? " tanya Seulgi balik, heran akan pertanyaan Krystal.
Krystal : " jawab aja sih Gi. Lo malah muter-muter. Gue aja nanya nya to the point " ucap Krystal dengan wajah datar. Seulgi pun mengembuskan nafas pasrah.
Seulgi : " gue gak tau " ucap Seulgi jujur.
Krystal : " bukan jawaban yang gue harapkan itu mah. Gue nanya, lo ada perasaan gak sama Chanyeol? Jawabnya iya apa enggak " ucap Krystal memberi tahu dengan sedikit gemas.
Seulgi : " dan gue jawab. Gak tau, karna gue beneran gak tau! " Seulgi menegaskan.
Krystal : " pusing ngobrol sama jomblo sejak embrio " Krystal pasrah.
Seulgi : " gue gak tau sama perasan gue ke dia. Gue gak tau definisi dari punya perasaan ke dia tuh kayak apa " jawab Seulgi. Krystal seperti mendapatkan ide untuk memancing Seulgi bercerita padanya.
Krystal : " gue bakaln bantu lo buat tau sama perasaan lo " ucap Krystal. Seulgi mengerutkan keningnya, bingung.
Krystal : " lo nyaman gak sama dia? " Seulgi mengangguk langsung, karna memang dia nyaman dengan Chanyeol.
Krystal : " menurut lo, Chanyeol perhatian ke lo berlebihan gak? " Seulgi mengangguk lagi untuk kedua kalinya.
Krystal : " lo bisa ngomong kan? Jangan manggut-manggut mulu! Jawab! "
Seulgi : " itu kan tandanya iya! Ribet amat lo Tal! "
Krystal : " lanjut dah ya. Lo ngerasa perhatian Chanyeol ke lo sama ke anak cewek yang lain sama apa enggak? " tanya Krystal melanjutkan.
Seulgi : " gue sih ngerasanya beda. Ya kalian yang liat pun mungkin beranggapan sama soal sikap Chanyeol ke gue sama ke yang lain " papar Seulgi, dan Krystal manggut-manggut mengerti.
Krystal : " terakhir. Tiap deket Chanyeol, atau kalo terima perlakuan dia. Hati lo deg degan gak? "
Seulgi diam sejenak, merasakan dan membayangkan segala hal yang sudah pernah terjadi padanya dengan Chanyeol.
Seulgi : " iya. Gue deg degan " akunya.
Krystal : " nah itu!! " ucap Krystal dan Seulgi bingung, tidak mengerti dengan maksud dari sahabatnya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
FRIENDZONE (?)
Fiksi PenggemarTerlalu dekat jika dikatakan hanya SAHABAT Tapi, Terlalu jauh jika dikatakan hanya TEMAN...
