4. Hopeless

1.9K 204 20
                                        

THEO

Seharusnya kembali ke masa lalu adalah tugasnya Reynald, sementara tanggung jawabku memantau dan menerima laporan darinya melalui komputer super yang ada di laboratorium.

Sayangnya semua berakhir kacau.

"Sudah bangun?"

Aku memberikan seulas senyum pada gadis yang baru saja masuk. Semalam, ketika aku membuka mata di ruangan serba putih yang asing ini, dialah sosok pertama yang kulihat. Dia bilang aku tiba-tiba muncul dan meledak tidak jauh darinya.

Meledak.

Membayangkannya pun aku tidak sanggup, tapi itu penjelasan yang masuk akal untuk beberapa luka bakar di tubuhku. Tapi berkat jas laboraturium tahan api yang kukenakan, luka yang kuterima tidak terlalu fatal.

Terbukti memang ada yang salah dengan mesin waktu itu. Biar bagaimana pun itu prototipe yang belum pernah diuji coba sebelumnya.

"Makan sekarang?" Gadis berambut hitam sebahu itu duduk di kursi yang ada di sebelah tempat tidurku.

Aku menggeleng. "Sebentar lagi."

Sepasang mata beriris cokelat itu menatapku sesaat. "Oke."

"Sekali lagi, terima kasih sudah menolongku." Aku mengulangi kalimat itu untuk yang kesekian kalinya. "Luna."

"Tidak, Theo." Luna tersenyum tipis. "Terima kasih."

Puluhan 'terima kasih'ku selalu dibalasnya dengan ucapan yang sama. Padahal yang kulakukan di dekatnya hanyalah 'meledak'.

"Sepertinya kau masih butuh istirahat." Luna bangkit dari duduknya. "Akan kubangunkan kalau waktunya minum obat."

Aku mengangguk.

Sejujurnya, aku hanya ingin sendiri saat ini. Banyak hal yang begitu menggangguku.

Pertama, kalender yang tergantung di dinding. Tahun yang tertera di sana sukses membuatku merinding. Aku ada di masa 80 tahun yang lalu.

Kedua, suara tembakan yang terdengar sebelum mesin itu membawaku berpindah. Kemungkinan Reynald untuk lolos adalah 0%.

Ketiga, jam saku itu rusak total.

Aku terdampar di zaman asing, terancam tidak bisa kembali. Sendirian, tidak kenal siapa-siapa. Sementara itu, jauh di masa depan, tempat asalku sedang menghadapi kehancurannya. Keluarga dan teman-temanku, entah bagaimana nasib mereka.

Reynald bilang aku bisa memperbaiki semuanya.

Tapi bagaimana?

Tapi bagaimana?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[End] NightfallTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang