Karena aku baik aku publish walaupun chapter kemarin ga sampe 30 vote nyaa.
Tapi pencet icon bintang itu ga susah kan ya ???
Jangan ada sider di antara kita gengs :)
Happy Reading
.
.
“kakak ?” Yohan muncul dengan piyama nya membuat Jennie menatap tak percaya.
Ini hari Sabtu dan Yohan masih di rumah di jam dua belas siang mengabaikan segala teriakan Jennie karena ia kedatangan Donghan.
“Udah siang loh dek.” Yohan mengangguk semangat sambil tersenyum.
“Bunda belum pulang ya ?” Tanya Yohan dan Jennie menggeleng cepat.
Bundanya harus menemani Tante Eunbi yang melahirkan anak pertama dan tanpa di dampingi suaminya jadilah bunda mereka yang menemani.
“di Bawah berisik banget ada siapa sih kak ?” Yohan melongok dan mendapati Donghan duduk dengan sebuah toples di pangkuannya.
“ada bang Donghan dek.” Jennie memasuki kamarnya meninggalkan Yohan yang bingung.
Padahal ia ingin bicara pada Jennie masalah yang ia dapatkan.
“kak, ini weekend kan yaa ?” tanya Yohan sambil nyelonong masuk kedalam kamar Jennie membuat Jennie kaget.
“dek, ketuk dulu sih.”
“maap.” Jawab Yohan sambil mendudukkan dirinya di kasur Jennie lalu Jennie sendiri sibuk memilih pakaian karena ia punya janji pergi bersama teman-temannya.
“Kakak mau pergi ya ?” Jennie menganggukkan kepalanya tanpa menoleh membuat Yohan mempoutkan bibirnya kecil.
Berarti ia harus bersama dengan bang Donghan hari ini.
“iya ada janji sama Lisa, kenapa ?” tanya Jennie sambil menoleh mendapati Yohan sudah tiduran di kasur Jennie.
“Kak, kita harus memaksimalkan hari ini.” Jennie mengernyitkan keningnya menatap Yohan yang malah memeluk guling Jennie erat dan menarik bantalnya nyaman.
“dek, jangan di berantakin ih.” Jennie berteriak tidak terima karena tingkah Yohan membuat Yohan terkekeh.
Jennie menatap Yohan bingung lalu mendesah pelan, ini hari Sabtu apa Yohan tidak ada rencana pergi dengan Sian atau Hangyul ?
“Kamu ga pergi sama Sian dek ??” Yohan bangkit dari posisi nya menatap Jennie yang mulai memilah bawahan yang akan ia pakai.
“Sian lagi pergi sama mamah nya.” Jawab Yohan lalu mendekati Jennie.
“Kak saldo ATM kakak ada berapa ?” Jennie melirik Yohan yang masih menatap nya sangat lekat.
Jennie menarik nafasnya panjang mengerti dengan maksud pembicaraan Yohan, kenapa Yohan bertele-tele sekali sih, Jennie jadi kesal.
“Mau kakak transferin berapa ??” tanya Jennie membuat Yohan reflek melonjak bahagia turun dari tempat tidur.
Kan kan benar saja perkiraan Jennie.
“Sebanyak-banyaknya kak.” Jennie mendelik kaget menatap Yohan yang terkekeh memperlihatkan gigi kelincinya.
Yohan mau beli apa sih ? Kenapa tidak minta pada ayah saja ?
“mau apa sih dek ?”
“Mau berburu makan enak dengan promo kak.” Jawab Yohan bahagia sekali sambil terkekeh membuat Jennie mendengus pelan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kim Sibling's (END)
Fiksi PenggemarYohan si adik kecil Jennie #Fakesgram #Daily #Bahasa campur-campur. #AU Indonesia Starterd : 17102019 End : 05032020 Update suka-suka :)
