Bantuan Jennie

969 115 5
                                        

"Jennie ?" Jennie menoleh mendapati teman seangkatannya berlari menghampiri dengan sebuah kotak merah muda di tangannya.

Jennie mengernyitkan keningnya sedikit lalu mengerjap matanya saat anak itu berlari dengan semangat sambil tertawa.

"Titip buat Rose." Jennie menatap kotak merah muda itu dan pria di hadapannya bergantian membuat pria di hadapannya tertawa dan mengusak kepala Jennie pelan.

"Kenapa ga di kasih sendiri sih ?" Pria itu tertawa lalu mengedikan bahunya tidak mengerti.

Entah kenapa jika di hadapkan pada wanita cantik sahabatnya Jennie yang satu itu semangat juang nya tiba-tiba mendadak hilang.

Padahal Rose bisa di katakan baik dan sopan lalu cantik, aduh lemah.

"Gaberani gua." Ucap Jaehyun, pria itu membuat Jennie mendecak pelan dan Jaehyun hanya tertawa canggung.

Mungkin ini bingkisan ketiganya yang ia berikan melalui Jennie, sebenarnya bukan maunya tapi akhir-akhir ini hanya Jennie yang mudah ia temui karena sering berkeliaran di ruang penyiaran.

"Sumpah yang kemaren aja udah di kira gua selingkuh." Jaehyun terkekeh pelan lalu menggumamkan maaf.

Jaehyun tidak tahu kalau kekasih Jennie sebegitu protektif nya pada Jennie.

"Ya bilang aja buat Rose gitu."

"Lu kenalan dong sama Seungyoun biar dia ga salah paham." Jelas Jennie sambil memasukan kotak hadiah itu kedalam tasnya.

"Ga berani."

"Ga Berani Mulu yaampun." Jennie mendecak pelan sambil menatap Jaehyun.

Sebenarnya Jaehyun termasuk jajaran flower Boys di kampus hanya saja dia lebih sedikit pendiam karena lebih banyak diam.

Banyak yang mengantri jika ia mau membuka diri, menurut Jennie karena siapa yang tidak mau punya pacar seperti Jaehyun ? Sudah tampan, pintar dan orang kaya.

Mungkin lebih kaya dari yang tidak ia tahu.

Hanya saja Jaehyun sudah terpaku pada satu wanita yang dari semester satu sampai sekarang semester lima tidak pernah ia berani dekati karena takut.

Rose atau Jennie sering memanggilnya mawar.

Menurut Jaehyun, Rose itu hanya di lihat saja cantik dan hanya orang beruntung yang bisa memilikinya.

Dan menurut Jennie, Jaehyun harus jadi orang beruntung itu karena jika di pikirkan mereka berdua sama-sama wah.

Cantik dan tampan di jadikan satu bagaimana bisa kampus tidak geger.

"Jen, pacar lu udah jemput." Jennie menoleh kearah telunjuk Jaehyun mendapati Seungyoun dengan kaos putih yang transparan terpapar matahari.

"Gila, lu masih waras apa engga punya pacar modelan kaya gitu ?" Jennie melirik Jaehyun yang memandang lekat Seungyoun.

Tatto di lengannya tiba-tiba mencuat keluar karena lengannya tergulung tanpa sengaja membuat Jennie meringis, ia belum bertanya Seungyoun punya berapa tatto di atas tubuhnya ??

"Keren kali ya gua kalo pake baju model kaya gitu ?" Jennie kembali mengerjap sambil menatap Jaehyun yang sudah menerawang.

Kaos oblong putih, kacamata, celana hitam dengan robek di dengkul dan jaket denim.

Ia membayangkan diri sendiri begitu kenapa jadi merinding.

"Jae sadar lah, lu tuh termasuk jajaran pria tampan kampus." Jaehyun memanyunkan bibirnya sedikit membuat Jennie bergidik ngeri.

Kim Sibling's (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang