'ting'
'Yohan Kim
Bun, katanya kakak udah telat seminggu'
Bunda yang sedang mencoba menata makanan yang tadi pagi ia bawa menatap nanar pesan yang dikirimkan Yohan padanya.
Jennie ? Putri sulung kesayangannya ?
Bunda memijat kepalanya pelan lalu mendesah, bahkan Seungyoun belum bekerja dan mereka mau memberi makan anak mereka apa ?
Kuliah saja masih harus berjuang dua semester lagi.
Bunda mencoba mendial nomor ponsel Jennie tapi nihil tidak ada jawaban karena malas mengangkat atau takut di omelin bunda yang sedang mode maung ?
Akhirnya bunda mendial nomor Yohan.
Ya seharusnya ia punya kontak Seungyoun dan Sian jika seperti ini ia bisa beralih menghubungi Seungyoun tapi bunda selalu lupa.
Kalau lihat Seungyoun bawaannya mau di ajak ke dapur buat bantuin masak saja tidak ingat kalau sama sekali kalau butuh kontaknya.
"Dek ?" Panggil bunda dan Yohan hanya mengumam menjawab panggilan bunda nya itu
'bun, Yohan masih di tempat tes nanti Yohan telpon lagi ya kalo udah selesai.'
Tanpa menunggu jawaban bunda Yohan mematikan sambungannya.
Dengan berat hati bunda menarik nafasnya panjang lalu kembali mendial nomor ponsel Jennie.
Nomor yang anda tuju sedang sibuk
Bunda mendecak membuat para karyawan yang sedang makan siang di kantin bersamanya menatap bunda bingung.
"Kenapa sih kak ?" Tanya Wendy yang duduk di hadapan bunda yang sejak tadi menatap bunda dengan pandangan bingung.
Ia mendecak lalu mendesah dengan ponsel di tangannya dan panggilan teleponnya tidak tersambung.
"Gapapa lagi nelponin Jennie." Jawab bunda membuat Wendy mengangguk mantap dan mulai memakan makan siangnya dengan tenang.
Setidaknya ia sudah bertanya, walaupun hanya sekilas Wendy yakin jika senior di kantor nya itu bisa menyelesaikan masalah nya sendiri.
Bunda kembali mencoba menghubungi Jennie dan tersambung membuat bunda tersenyum.
"kak ?"
'ya Bun kenapa ?' jawab Jennie di seberang sana dengan sekitar berisik.
Mungkin Jennie masih ada di kampus, begitu pikir bunda.
"Bunda mau ketemu nanti dirumah, kamu dimana ?" Tanya bunda dan Jennie hanya menjawab gumaman membuat bunda mendecak sedikit
'aku lagi di rumah Lisa Bun, ada tugas, pulangnya juga setelah makan malam gapapa kan ya ?'
"Sebelum makan malam harus udah dirumah ya." Ucap Bunda tegas membuat Jennie yang berada di seberang sana mulai ribut.
Ia meminta izin pada Lisa, Jungkook dan Daniel yang berada dalam kelompok yang sama dengan nya.
Ia tidak mau membantah bunda dalam hal ini karena ia takut walaupun Jennie tidak mengerti bunda ingin membicarakan apa.
Biasanya bunda santai saja Jennie mau pulang jam berapa kalau sehabis kerja kelompok.
'oke Bun sebelum makan malem ya.' jawab Jennie akhirnya membuat bunda reflek menghela nafasnya.
"Oke, bisa kirimin bunda nomer Seungyoun."
'buat apa Bun ?' tanya Jennie mulai takut.
Walaupun mereka menjalin hubungan pun sudah hampir satu tahun tapi bunda yang begini yang membuat bingung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kim Sibling's (END)
FanfictionYohan si adik kecil Jennie #Fakesgram #Daily #Bahasa campur-campur. #AU Indonesia Starterd : 17102019 End : 05032020 Update suka-suka :)
