Ujian Yohan sudah terlewati dan hari ini ia sudah benar-benar santai dirumah bersama Jennie yang sedang libur kuliah.
“Kak ?” Jennie menoleh kebelakang mendapati sang bunda dengan setoples kue kering coklat di letakan di meja ruang tamu.
Yohan yang sudah berhadapan dengan PlayStation miliknya melirik sedikit dan kembali fokus pada permainan nya.
“Bunda tiba-tiba disuruh masuk, kamu sama Yohan, bunda tinggal gapapa ya ?” Jennie mendongak menatap bunda yang masih pakai daster.
Ya Jennie memaklumi karena bunda ya tetap bunda, ibu rumah tangga yang selalu sibuk dirumah atau pun di kantor.
“Katanya cuti Bun.” Rengek Yohan yang tadinya fokus kini menatap lekat sang bunda membuat bunda meringis sedih.
“Maaf ya dek, kayanya hari ini gagal jalan-jalan dulu, besok deh bunda janji.” Yohan mendecak kecewa dan kembali fokus pada stik PlayStation dengan kesal.
“bunda nyebelin.” Rengek Yohan membuat Jennie dan bunda menghela nafasnya pelan.
Ya hari ini memang bunda janji akan pergi bersama Jennie dan Yohan, bahkan Jennie harus membatalkan janji dengan teman-temannya dan Yohan pun mengclaim hari ini hari bersama bunda.
Tapi bundanya malah sibuk dan harus berangkat kerja.
“dek jangan gitu ah.” Ucap Jennie pada Yohan membuat Yohan kembali mendecak.
“Nanti jalan-jalan sama kakak.”
“Nanti bang Seungyoun ikut, aku jadi obat nyamuk gitu ?” protes Yohan membuat Jennie mendelik pelan.
Sebenarnya memang rencananya begitu, tiba-tiba ia jadi rindu pada kekasih menyebalkan itu, karena mereka bertemu saat Yohan dan Sian ada masalah dan itu sekitar tiga hari lalu.
Setelahnya mereka tidak berangkat atau pulang bersama karena Seungyoun harus ke studio Nathan bersama teman-temannya dan Jennie tidak mau melarang itu.
“Oia bunda lupa, nanti ada adiknya Tante Sunhwa dateng, terus kamarnya di sebelah kamar kamu ya dek.” Yohan menoleh menatap bunda.
“Ah ?? Siapa Bun ?” tanya Jennie membuat bunda menatap Jennie kesal, sudah sedekat ini suara bunda masih tetap tidak terdengar ?
“Adiknya Tante Sunhwa.”
“tante berarti kak.” Ucap Yohan membuat Jennie mengangguk kepalanya mengerti.
Berarti sepupu bunda.
“Oke Bun.” Jawab Yohan sekenanya membuat bunda mendelik.
Yohan kalau sedang kesal kenapa menyebalkan sekali sih.
“dia tinggal disini ?” tanya Jennie dan bunda mengangguk kan kepalanya menjawab pertanyaan Jennie.
“sementara, sampai dia tau ke cabang mana ia di pindah.” Jennie mengangguk paham.
“Dia baru lulus S2 dan udah dapet kerja, tapi tempat kerjanya belum nentuin dia di cabang mana, jadi selama itu dia tinggal dulu disini.” Bunda mengusak sayang kepalanya Jennie lalu pergi.
“Bunda pergi ya, kalian baik-baik dirumah.”
“Bunda nyebelin.” Ucap Yohan membuat bunda terkekeh menatap Yohan dari belakang.
Bungsunya itu lucu sekali.
“Nanti bunda beliin Chex Choco dek.”
“oke hati-hati bunda.” Jennie mendecak mendengar suara bahagia Yohan membuat bunda terkekeh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kim Sibling's (END)
FanfictionYohan si adik kecil Jennie #Fakesgram #Daily #Bahasa campur-campur. #AU Indonesia Starterd : 17102019 End : 05032020 Update suka-suka :)
