Kesibukan Seungyoun

861 111 7
                                        

Hari ini, Seungyoun mulai sibuk di toko kue miliknya.

Setelah mencari lokasi di bantu oleh ayah dan ibunya, Seungyoun mulai mempraktekkan segala kebisaan nya dalam membuat kue dan makanan manis.

Ia sudah lulus sarjana musik beberapa Minggu yang lalu dan sudah mendapatkan beberapa job manggung bersama dengan teman-teman seperjuangan nya.

Belum lagi Minseo yang seharusnya kembali ke Brazil memilih berkarir di sini bersama teman-temannya.

Dan meminta Seungyoun untuk membuatkan lagu untuknya, Seungyoun yang sudah ahlinya dan sudah mengerti keinginan Minseo pun dengan mudah mengiyakan tanpa memikirkan bagaimana sibuk dirinya setelah lulus.

Belum lagi desakan dari ibu nya yang segera membuka toko kue keinginan sang ibu.

Seungyoun merogoh kantongnya saat mendapati ponsel nya bergetar ribut.

"Ya sayang ?" Seungyoun mengganjal ponselnya pada tembok dapur lalu tersenyum menatap Jennie yang masih bergelung dengan selimut pagi ini.

"Baru bangun eum ??" Diseberang sana Jennie mengangguk pelan lalu meregangkan tubuhnya membuat Seungyoun mendecak.

Jennie menghubungi nya pagi ini dengan video call, mereka tidak di perbolehkan bertemu setelah kemarin melihat design undangan yang dibuat Yohan untuk mereka.

'Youn, lagi apa kamu ?' Seungyoun mengacungkan spatula yang ia gunakan untuk mengaduk adonan kue sejak tadi membuat Jennie tersenyum lebar.

"Bangun, terus mandi sayang, kamu kuliah jam berapa eum ?" Jennie menatap layar ponselnya lekat.

Menatap jam yang terpampang disana dan kembali tiduran karena masih pagi, menurut Jennie.

'aku kuliah jam 10 ketemu dosen.' Seungyoun mengangguk sambil tersenyum membuat Jennie ikut tersenyum.

'youn, aku kangen ih.' Seungyoun terkekeh lalu mengacungkan ibu jarinya sambil mendekatkan wajahnya ke layar ponselnya.

"Sama." Jennie mendecak pelan dengan memanyunkan bibirnya kesal.

'gimana caranya ketemu gaketauan bunda ?' Seungyoun makin terkekeh.

Mereka sedang di larang bertemu oleh bunda, jadi Seungyoun mengiyakan saja toh kalau ia menjemput Yohan atau tidak sengaja bertemu Yohan pun ia pasti melihat kekasih tersayangnya itu.

"Kalo bunda bilang jangan ya jangan dulu sayang." Jennie mendecak pelan lalu melempar ponselnya kesebelahnya membuat Seungyoun berhadapan dengan langit-langit kamar Jennie.

"Jen ? Ih ngambek."

'mau nangis aja aku ih.' Seungyoun terkekeh pelan.

Karena ia hanya mendengar suara rengekan Jennie tapi Jennie sama sekali tidak menampakan batang hidungnya.

"Minggu depan ketemu kok." Ucap Seungyoun sambil mencicipi adonan kuenya lalu mengukus kue nya.

Ini salah satu resep yang mama punya dan di praktekan Seungyoun dalam toko kue nya, Seungyoun sendiri tidak pernah tau mama punya berbagai resep kue yang bisa di buat dengan kukusan.

Karena pemanggang di rumah mereka sangat jarang di pakai hanya sesekali saat Seungyoun sedang membuat kue ulangtahun.

'fitting baju ya ?' Jennie kembali memunculkan wajahnya membuat Seungyoun tertawa.

Jennie masih memanyunkan bibirnya kesal dan semakin kesal karena melihat Seungyoun tertawa lebar.

"Nanti aku kerumah deh." Senyuman Jennie mengembang lebar membuat Seungyoun gemas sendiri.

Kim Sibling's (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang