Special Chapter : Cho Dodo

1.2K 98 1
                                        

"de, de hei, Dodo ?" Jennie berteriak heboh saat anak laki-laki nya turun dengan berlari menuju lantai satu menghampiri sang nenek yang tertawa melihat tingkah bocah tiga tahun itu.

"Do jangan bikin bunda berteriak begitu ih, Dodo ga kasian sama bunda eum ?" Tanya Seohyun menatap cucu nya yang mengerjap lucu setelah berlari dari kamar menuju lantai satu mengabaikan teriakan ibunya.

Bahkan Dohyon masih pakai singlet dan celana tidur.

"Dodo mau liat nenek." Seohyun mencubit pelan pipi gembul cucu nya dengan gemas lalu tertawa menatap Jennie yang muncul dengan tas kecil.

Berisi bedak, minyak telon, minyak rambut dan minyak wangi bayi yang masih Dohyon pakai bahkan sampai diusianya yang memasuki tiga tahun.

"Dodo gamau ikut bunda sama ayah ya ?" Jennie bertanya pada Dohyon yang masih setia berada dalam pelukan Seohyun yang masih pakai daster tidur.

Hari ini seharusnya ia ke toko kue bersama dengan Seungyoun di tapi karena tiba-tiba Seungyoun punya rencana pergi bersama Dohyon dan Jennie akhirnya Seohyun punya rencana pergi bersama Irene kalau Irene tidak sibuk.

"Kemana bunda ?" Dohyon menghampiri Jennie membuat Jennie mendelik kaget dengan tingkah Dohyon yang tiba-tiba.

"Main dengan Kak Sian." Dohyon bertepuk tangan heboh bahkan sampai tertawa membuat Jennie menggelengkan kepalanya pelan.

"Mah." Seungyoun muncul masih dengan baju tidur membuat Dohyon merengut tidak suka.

Seohyun menoleh membuat Seungyoun duduk di sebelah Seohyun dan memberikan ponselnya pada Seohyun.

Hari ini keluarga kecil Seungyoun di minta untuk mengukur badan oleh Yohan dan Sian untuk pernikahan mereka yang akan terlaksana tiga bulan kedepan.

Yohan dan Sian akan menunggu di butik kenalan ibu Sian, nanti Jennie dan Seungyoun akan menyusul bersama dengan bocah kecil duplikat Seungyoun yang sedang aktip-aktip nya.

"Kue baru?"

"Ayah mau buat kue ??" Seungyoun menatap Dohyon yang sedang di bedaki oleh Jennie dengan telaten karena Dohyon tidak bisa diam.

"De diem dulu nanti bedaknya masuk mata." Seungyoun tertawa pelan melihat Dohyon merengut kesal karena wajahnya penuh bedak.

"Lucu banget sih anak ayah." Ucap Seungyoun membuat Dohyon makin merenggut lucu.

"Kalo menurut Seungyoun sih, red Velvet kan udah banyak macem nya mah, di minuman, di cake jar, gimana kalo slice cake nya gausah ada red Velvet lagi, ganti varian jadi greentea, belum ada kan ya ?" Seohyun menerawang varian menu di toko nya.

Tokonya sudah berjalan empat tahun dan semua kue nya masih buatan Seungyoun dan Seohyun sendiri jadi Seungyoun masih berandil besar dalam toko tersebut.

Dan Seungyoun sudah membuka dua cabang lainnya karena keinginan sendiri bukan karena keinginan Seohyun.

"Yaudah nanti coba di cari bahan nya dulu kalo susah ya mendingan ga usah Youn."

"Bahan nya malah gampang mah, Seungyoun udah nyari dan semalem coba bikin tuh buat Dodo." Dohyon yang merasa terpanggil pun menatap Seungyoun yang sudah menunjuk nya dengan dagu.

"Dodo kenapa ayah ?" Seungyoun tertawa pelan melihat Jennie sedang memakaikan minyak rambut pada rambut Dohyon.

"Dodo tadi pagi makan kue yang di meja kerja ayah kan ?" Dohyon membuat gesture berpikir membuat Jennie gemas dan mencubit kumpulan Squishy yang ada di pipi Dohyon.

"Iya Dohyon yang makan yah, habis dua potong Youn, enak katanya." Dohyon teringat lalu mengangguk antusias dan berlari menghampiri Seungyoun dan Seohyun yang masih sibuk dengan ponselnya.

Kim Sibling's (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang