Konten manisan milik Zidan dan Danu. Walau kadang ada semut nyempil sih. Bagi mereka, jarak itu bukan apa-apa. Yang penting saling percaya dan tidak curiga.
sequel of Teach me
Pintu rumahnya diketuk, ia yang tadi sibuk memotong sayuran segera beranjak membukakan pintu dengan celemek yang masih ia kenakan.
Ia mendapati seorang pria dengan topi menutupi wajahnya berdiri di depan pintu. Kedua tangannya membawa sebuah kotak besar.
"Ada apa Mas?"
"Paket" Suara beratnya terlihat dibuat-buat.
Jeongin menerima kotak besar itu, terasa lumayan berat baginya.
Ia terkejut, di atas kotak itu terdapat tulisan
Tolong buka topiku
Jeongin memandang aneh pria yang masih berdiri di depannya. Dengan ragu ia mengangkat tangannya bergerak untuk melepas topi yang ada di kepala pria itu.
"Maaf ya, tapi Danu penasaran" lirihnya sebelum akhirnya topi pria di depannya terlepas.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Maafkan Mas karena sudah bohong sama kamu"
Hyunjin tersenyum menatap Jeongin. Sementara kekasih kecilnya itu membulatkan matanya tak percaya.
"Selamat satu bulan, Mas ndak mungkin lupa. Ini untuk kamu, semoga ndak marah lagi sama Mas."
"Mas Zidan.."
"Dalem"
"Terimakasih, Danu sayang Mas!" Seru bocah itu kegirangan.
"Mas lebih sayang kamu. Ayo Mas bantu masak!"
Hari itu mereka habiskan dengan memasak bersama dan menikmati kue yang Hyunjin buat sendiri. Menonton film, berbagi kisah, bercerita tentang masa depan, juga bermain game mereka lakukan.
Hari ini menjadi hari terindah bagi Jeongin karena kejutan kecil dari Hyunjin. Ia sangat mencintai kekasihnya, sungguh.