"Zidan! Lehermu kenapa?" Mina memiringkan kepala Hyunjin dengan tangannya.
"Dipukul preman kemarin"
"Kok bisa?"
"Aku nolongin Celine yang diganggu sama preman di halte, kena pukul deh" ucapnya sambil membereskan meja kasir.
"Tunggu deh, ini bukan memar bekas pukulan!" Mina menyentuh bercak di leher Hyunjin. Pria itu bingung, umumnya memar jika disentuh akan terasa nyeri, namun ini tidak.
"Ini kayak..... Kissmark!" Mina berbisik namun lumayan keras.
"Hah?"
"Bekas cipokkan goblok!" Mina mukul tangan Hyunjin. "Lo ngapain Danu?!" Tanyanya.
"Aku cuma videocall semalem, aku belum ketemu dia, Mbak"
Mina mematung, "terus ini? Sebentar, jangan bilang Celine yang cipok kamu!"
"Cipok tu apa to?"
Mina memukul keningnya, "astaga bodoh, gimana aku jelasinnya? Tapi kalau beneran Celine, bentar, Zidan kamu ngapain aja anjing?! Jangan sakitin Danuku!" Bentaknya.
"Aku ndak ngapa-ngapain Mbak sama Celine. Pas di jalan mau ke rumahnya aku pingsan" Ia jujur.
Mina tersedak napasnya sendiri, "Celine nggak waras!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Celengan Rindu || Hyunjeong
Short StoryKonten manisan milik Zidan dan Danu. Walau kadang ada semut nyempil sih. Bagi mereka, jarak itu bukan apa-apa. Yang penting saling percaya dan tidak curiga. sequel of Teach me
