35. Zidan

2.1K 368 62
                                        

WhatsApp

Danuku
Siap-siap kamu
Nanti Mas Danu jemput
Buruan!

Zidan
Kenapa sayang?
Haha ngapain sih kamu?

Danuku
Jangan banyak tanya
Bentar lagi aku sampai di rumah kamu!
Cepetan mandi!

Hyunjin malah gemas sendiri membayangkan Jeongin dengan wajah lucunya yang dibuat 'sok' galak.

Zidan
Nggih Mas Danu

B

enar saja, beberapa saat kemudian terdengar suara motor. Hyunjin membuka pintu kosnya dan mendapati Jeongin dengan pakaian cokelatnya tersenyum manis.

 Hyunjin membuka pintu kosnya dan mendapati Jeongin dengan pakaian cokelatnya tersenyum manis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ini Mas Danu? Kok lucu begini?" Ucap Hyunjin menghampiri Jeongin. Tangannya hendak mencubit pipi manis kekasihnya itu, namun ditahan oleh Jeongin.

"Hustt! Hari ini aku jadi dom!" Ucapnya sambil melipat tangan di depan dada.

"Yakin bisa?" Hyunjin menahan gemas mati-matian.

"Bisa ih ngeremehin ya?! Ayo ikut Mas Danu!"

"Naik mobil Dek Zidan saja ya!"

Mereka akhirnya sampai di sebuah museum, Hyunjin terkejut sekaligus merasa geli. Ini museum wayang, tempat dimana ia dan Jeongin berkencan pertama kali.

"Ngapain ke sini? Mas malu kala-"

"Heeeh!" Sela Jeongin.

"Adek malu kalau inget waktu itu" Hyunjin menurut.

Jeongin menangkup pipi Hyunjin, menatap manik kekasihnya dalam-dalam.

"Jalan-jalan, Dek. Selamat ulang tahun ya Dek Zidan!" Jeongin tersenyum lebar. Hyunjin terkekeh gemas, bagaimana Jeongin tahu?

"Terimakasih, Mas Danu." Jeongin terdiam, Hyunjin juga terdiam.

Jeongin menatap sekitar, mereka masih di mobil memang. Ia tersenyum malu, lalu maju untuk mencium bibir Hyunjin. Menahannya beberapa saat lalu mulai bergerak di atas sana.

Empunya tidak tinggal diam saat ia rasa Jeongin mulai mendominasi ciuman ini. Hyunjin memegang tengkuk kepala Jeongin, memajukannya agar bibir mereka lebih menempel. Pria itu memperdalam ciuman mereka. Menghisap, melumat, dan sempat menggigit kecil bibir Jeongin.

Sisi domnya benar-benar keluar.

Setelah beberapa menit, Jeongin memukul kecil dada Hyunjin. Ia kehabisan napas dan kewalahan.

"Lucu kamu, Nu" Hyunjin mengusak pucuk kepala Jeongin.

"Nggak! Aku dom Dek hari ini!"

"Masih ngeyel aja orang ciuman aja ndak kuat" Hyunjin terkekeh.

Pipi Jeongin memerah malu.

Sudahlah, Hyunjin memang ditakdirkan untuk menjadi dom

Woi lama bgt ga update hiks, maaf yaaa. Btw aku lagi mau bikin au di twitter, kalau mau mutualan ayok! Unameku @mirxxclee.

Big thanks buat yang udah mau nunggu ff ini🥺♥️♥️

Celengan Rindu || HyunjeongCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang