Bersila kerubungi kotak putih
Bercengkrama tak tahu tak acuh tujuan
Tak hirau perut meronta - ronta cakap dikitpun jadi
Pahat terukir dalam memancap lutut sejengkal
Kami, bersila kerubungi hembusan nafas bersama
Anak jarum terpeleset rajur utara
Melepas penat pundak meraba
Bangkaweh, 24 Februari 2017
KAMU SEDANG MEMBACA
Lakon
PoetrySetiap apa yang terjadi di sekitar kita mampu menyentil hati. Bukankah begitu? ada yang dengan satu sentilan saja, ia sudah mampu menyentil hati. Namun, ada yang dengan beberapa sentilan kemudian iya baru bisa menyentil hati. Semua butuh proses. La...
