Telah habis akhirnya masa
Dimana ia repot-repot buang waktu
Repot-repot buang keringat setetes
Repot-repot piker hal jemu
Repot-repot kuras kocek di saku
Eh, bolong
Anak muda emak
Hari sudah senja nih nak
Lekaslah pulang
Itu periukemak belum kau urus
Tak usah pura-pura iseng sendiri
Hari akan siang
Tunggu saja, kau mati lumpuh
Bangkaweh, 09 Mei 2017
KAMU SEDANG MEMBACA
Lakon
PoetrySetiap apa yang terjadi di sekitar kita mampu menyentil hati. Bukankah begitu? ada yang dengan satu sentilan saja, ia sudah mampu menyentil hati. Namun, ada yang dengan beberapa sentilan kemudian iya baru bisa menyentil hati. Semua butuh proses. La...
