Seoyun suka sekali kalau mengantarkan makanan ke tempat kerja Wooyoung. Sudah hari ke enam setelah mereka berpacaran, Seoyun belum pernah jalan-jalan berdua dengan Wooyoung seperti orang-orang yang ia lihat di kampus nya. Teman sebayanya yang sering bergandengan tangan membuat Seoyun tersenyum dan selalu mengingat Wooyoung.
Seoyun bukan tipe gadis yang pengekang, ia justru senang jika Wooyoung fokus pada kerjaaannya dibandingkan minta di manja. Ia lebih senang kalau melihat Wooyoung memakan masakannya yang selalu ia antarkan.
Dalam hati Seoyun, ia bahagia memiliki Wooyoung. Tapi di sisi lain, ayahnya yang keras kepala sungguh sangat menolak sosok Wooyoung ini. Padahal kan Seoyun baru saja bercerita, belum memperkenalkan.
Kenapa ia mempunyai seorang ayah yang tak mengerti perasaan putri nya sendiri? Ia kan bukan hewan yang sembarang di jodohkan agar menguntungkan bagi para pemilik.
Seoyun tak bisa membayangkan kalau saja ia menerima perjodohan itu, ia akan hidup dalam pengekangan yang luar biasa, bahkan hanya dengan membayangkan saja batinnya serasa tertekan.
.
.
.
Siang yang terasa lebih terik membuat Wooyoung sedikit gerah di dalam ruangan ini, padahal AC nya bersuhu lebih dingin dari biasanya.
Ia menyandarkan punggungnya pada kursi yang ia duduki sambil menghela nafas panjang. Kepalanya sedikit pening sekarang, mungkin karena ia hanya tidur 2 jam saja. Atau mungkin juga karena sibuk membuat rencana yang hampir tersusun rapi untuk misi besar-besaran nanti.
Ia menengok kesebelah kiri yang terdapat yeosang sedang sibuk dengan urusannya. Matanya menatap layar komputer tapi jarinya sibuk mengetik keyboard sangat cepat sehingga terdengar suara ketikkan itu.
Yeosang sepertinya sadar dengan orang di sebelah kanannya itu. Tapi ia tak menggubrisnya dan terus fokus pada pekerjaannya.
"Kau tidur berapa lama?" Tanya Wooyoung tiba-tiba.
Lalu yeosang menengok dan tersenyum "aku tidak tidur sama sekali. Tanggung, kerjaan ku hampir selesai".
"Masih menyusun rencana atau yang lainnya?" Tanya Wooyoung lagi
"Keduanya. Aku sudah selesai dengan penyusunan, sekarang aku sedang mengecek cctv jalanan setiap lalu lintas. Para polisi sedang istirahat saat ini, didalam operasi razia tidak ada yang bertugas. Jadi aku mengecek nya". Jelas yeosang.
Wooyoung mengerutkan keningnya menatap yeosang. "Tapi sebelum aku ketiduran tadi, aku tak melihat mu di sini. Sejak kapan kau menyusun nya?"
"Kau tidur cukup lama tuan, mungkin kau tak sadar" lalu yeosang kembali pada aktivitas nya.
Saat jam makan siang datang, para polisi biasanya pergi untuk beristirahat dan makan. Yeosang bergegas merapikan berkas-berkas yang ada di mejanya dan berniat untuk mengisi perutnya yang kosong sejak tadi malam.
Berbeda dengan Wooyoung yang masih duduk santai dan sesekali memejamkan matanya berharap ide dan inspirasi terlintas dipikirannya.
Yeosang sudah mengajaknya untuk makan bersama dengannya tapi Wooyoung menolak. Katanya ia masih belum merasakan lapar. Padahal kan otak akan berjalan kalau ada nutrisi dan asupan makanan.
Tetapi sebenarnya Wooyoung masih menunggu Seoyun yang akan datang untuk memberikan makanan untuknya. Tadi pagi sebelum Seoyun pergi ke kampusnya, Seoyun mengirim pesan yang katanya akan memasak makanan untuk Wooyoung. Wooyoung tersenyum saat mendapat pesan dari kekasihnya itu.
Dua puluh menit waktu istirahat, Wooyoung belum juga mengetahui tanda-tanda bahwa Seoyun sudah pergi untuk menemuinya.
Kemana Seoyun? Apa masih berurusan dengan kuliahnya? Atau mungkin ia lupa dengan janjinya?. Tidak mungkin lupa, Seoyun gadis yang baik. Ia tak akan mengingkari janjinya. Lalu, kemana dia?
Wooyoung beranjak dari duduknya untuk melihat keluar sekalian menghirup udara bebas setelah berdiam didalam ruangan yang cukup membuat jenuh itu.
Langkahnya terhenti karena ada yeosang yang ada di hadapan Wooyoung dan mereka hampir bertabrakan. Wooyoung sontak terkejut dan menatap yeosang.
"Kau membuatku terkejut" kata Wooyoung
"Maaf tuan" ucap yeosang dengan senyuman. "Omong-omong, sepertinya kau mencari seseorang. Cepatlah, dia sudah menunggu" lanjut yeosang lalu pergi masuk ke ruangan.
Wooyoung mengerutkan lagi keningnya. Kenapa bisa yeosang tau ia sedang menunggu seseorang?
Sikap yeosang sangat berbeda dengan orang dewasa lainnya yang Wooyoung kenal. Sikap yeosang justru jauh lebih aneh dari seonghwa yang pura-pura bersikap biasa saja tapi menyukai Wooyoung.
Tapi karena sudah hampir 2 tahun yeosang bersamanya, jadi Wooyoung menganggap memang seperti itu sikap yang yeosang miliki.
Wooyoung tersenyum saat melihat sosok Seoyun yang berdiri dengan kotak makan di tangannya.
Seoyun selalu berpenampilan menarik bagi Wooyoung. Setiap harinya Seoyun selalu memberikan hal baru untuk Wooyoung. Ya begitulah... Cinta di awal pasti merasa Seperti itu.
"Maaf membuat mu menunggu" dialog Seoyun.
"Tak apa... Pasti urusan kampus mu masih banyak kan?" Kata Wooyoung lembut.
Seoyun hanya tersenyum.
"Ganjal" batin Wooyoung.
Tanpa lama, Seoyun langsung berpamitan pergi untuk kembali lagi ke kampusnya. Memang seperti itu setiap hari. Wooyoung selalu merasa merepotkan Seoyun. Tapi Seoyun sendiri yang memaksa untuk melakukan itu.
Wooyoung membuka isi kotak makan itu, hidungnya langsung mencium aroma daging sapi lada Hitam favoritnya. Seoyun jago memasak makanan kesukaannya itu.
Tanpa basa-basi Wooyoung melahap makanannya. Tiba-tiba ia terhenti karena yeosang mengucapkan kata yang kurang jelas di telinga Wooyoung.
"Kau tadi bicara apa?" Tanya Wooyoung.
"Bukan apa-apa. Makanlah yang banyak, tugas mu akan sangat berat setelah ini. Mari kita selesaikan kasus ini bersama" final yeosang lalu kembali pada aktivitasnya.
"Kau ini bicara apa. Tiba-tiba saja perhatian" lalu Wooyoung melahap makanannya lagi.
.
.
.
.
Maaf agak ga jelas gitu guys... Buat kurang dan lebihnya tolong komentar yaa.. makasih...
KAMU SEDANG MEMBACA
ATEEZ [Am i a criminal?]
Random(selesai) "Am i a criminal?" "cihh! kurasa tidak. hidup kan sekali... jangan sia siakan hidup mu, marilah kita berbrutal ria bersama agar kesan hidup mu ada cerita untuk mu mati nanti" "Kau hidup sekali, bila nanti kau sedang berbrutal ria dan mati...
![ATEEZ [Am i a criminal?]](https://img.wattpad.com/cover/190702292-64-k398214.jpg)