Yunho mencoba membuka ikatannya sekuat tenaga. Tetapi setiap kali ia mencoba kepalanya merasakan pening tiba-tiba.
Ia tak dapat merasakan lagi kakinya yang mulai mati rasa. Bayangkan saja, kaki yang di dalam dagingnya terdapat peluru dan di ikat erat dengan kain berdarah yang mulai mengering entah siapa yang dengan brengseknya menembak.
"Hei! Apakah ada orang disana? Lepaskan aku! Kakiku mulai mati rasa!" Teriaknya pada ruang gelap di depannya.
"Siapapun itu tolong aku!" Ucap seseorang dengan nada lemah. Yunho terkejut mendengar itu. Apakah ada orang selain dirinya yang di culik?
Ia menggesekkan talinya pada kursi kayu yang ia gunakan"sial! Susah sekali".
"Bertahanlah! Ini aku, agen Yunho bernomor 00.084C apa kau mendengar ku?" Teriak Yunho berharap orang itu mendengar nya.
"Tolong tuan, aku di ruang mayat" benar apa yang di pikirkan Yunho. Bau anyir ini bau darah manusia.
Ia baru ingat di saku celana belakangnya selalu membawa pisau lipat untuk keadaan darurat. Ia berusaha memotong talinya dan berhasil.
Ia merangkak menuju sumber suara yang meminta tolong karena jika ia berjalan akan bereaksi teriak mungkin (?) Ia tak mau seseorang mendengarnya.
Saat Yunho sampai ia mencium bau menyengat yang membuatnya mual. Ia menemukan seseorang di Sandra disana. Yang benar saja? Sangat tidak sehat orang yang bernama hongjoong ini, pikir Yunho saat melihat beberapa tubuh manusia di gantung seperti daging babi yang di jual.
Tapi tunggu, orang itu seperti menggunakan seragam serupa dengan Wooyoung "apa kau seorang polisi?" Tanya Yunho di balas anggukan oleh orang itu.
Ia membaca username yang ada di seragam Orang itu "Hyunjin? Heiiii kaauuu?? Kau polisi yang hilang itu kan? Tuanku Wooyoung menceritakan mu padaku. Apa kau baik-baik saja? Apa yang sudah mereka lakukan padamu?"
"Syukurlah kau mengenaliku. Tapi kecilkan suaramu. Jika kau mencoba kabur mereka akan menyuntikkan cairan yang membuat mu tidur seketika dan menyandra kakimu lalu kau akan kehilangan kuku jari kaki mu" ucap hyunjin bernada lemas.
"Sungguh gila gangster ini. Kau sungguh terlihat lemah, apa yang harus aku lakukan untukmu?" Kini Yunho sangat khawatir.
"Aku baik-baik saja. Hanya merasa sangat haus sehingga tenggorokan ku kering dan lidahku berasa asin".
"Tunggu sebentar. Aku akan Carikan air untukmu"ucap Yunho berbalik badan.
"HEI AWAS!" teriak Hyunjin saat seseorang dibelakang Yunho menusukkan jarum suntik pada leher Yunho.
"Itulah akibatnya jika kau hilang dari tempatmu" ucap seseorang dengan smirknya.
Hyunjin yang melihatnya hanya menatapnya tajam dan bergumam "Dasar manusia keparat"
Yunho masih bertahan dan mencoba melihat wajah orang itu "sepertinya aku pernah melihat wajahmu" lalu penglihatannya buram dan gelap menelannya hingga ia tak sadarkan diri.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Wooyoung tergesa-gesa sambil mencari rekannya. "kau sudah dimana tuan?" Ucap seonghwa pada sambungan.
"Aku sudah sampai di gedung itu. Di lantai dua" ucap Wooyoung sambil terkesiap memegang pistolnya dan di buntuti changbin di belakangnya.
Lalu pandangannya teralihkan saat menemukan pecahan beling dan alat sambungan milik Yunho.
"Ini milik Yunho. Dan ini... Pecahan beling?? Berarti suara dari sambungan Yunho sebelum terputus ia di pukul menggunakan botol alkohol???" Ucap Wooyoung.
Changbin menarik Wooyoung untuk sembunyi saat mendengar suara mobil dari arah bawah. Mereka mengintip dan syukurlah itu Mingi dan seonghwa.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Maap nih chapter yang ini agak ga nyambung dan sangat dramatis :') ada 'i found you (2)' nya kok gais
KAMU SEDANG MEMBACA
ATEEZ [Am i a criminal?]
Random(selesai) "Am i a criminal?" "cihh! kurasa tidak. hidup kan sekali... jangan sia siakan hidup mu, marilah kita berbrutal ria bersama agar kesan hidup mu ada cerita untuk mu mati nanti" "Kau hidup sekali, bila nanti kau sedang berbrutal ria dan mati...
![ATEEZ [Am i a criminal?]](https://img.wattpad.com/cover/190702292-64-k398214.jpg)