Tiga bulan kemudian...
Dylan sudah mulai bergerak. Bahkan dia sekarang sudah bisa tengkurap dan merangkak. Sampai-sampai Ullya harus berhati-hati jika melakukan sesuatu.
Hubungannya dengan Lucas juga sudah membaik. Bahkan sangat baik. Sekarang Lucas sudah tidak kasar lagi memperlakukannya lagi. Sekarang ia bahkan berbanding tebalik dengan sikapnya yang dulu.
Sekarang Ullya tengah membuat makan malam untuknya dan juga suaminya. Lucas sekatang tengah berada dikantor seperti biasa.
Dylan sedang berada dikursi bayi. Sedari tadi ia hanya melihat eommanya memasak dan ia sambil menyusu disana.
"M-ma ma..." Ucap Dylan yang mulai berbicara. Seketika Ullya yang mendengar itu langsung menoleh kerah anaknya.
"Anak eomma sudah mulai berbicara rupanya. Memang anak pintar." Ucap Ullya. Dylan yang tau maksud ibunya pun tersenyum.
Pada saat Ullya sedang melanjutkan masakannya, bel rumahnya berbunyi. Sepertinya suaminya sudah kembali dari kantor. Ullya dengan cepat menggendong Dylan dan membawanya ikut membuka pintu rumahnya.
Dan benar saja, Lucas berada didepan sana. Ia tersenyum ketika melihat anak dan istri yang menyambutnya.
"Wahh anak appa sedang bersama eomma ne." Ucap Lucas
"Ap-pa..." Ucap Dylan. Lucas yang mendengar itu tersentak. Ia langsung menggendong anaknya.
"Anak appa memanggil appa... benarkah ini... wah anak appa memang sudah mulai besar sekarang. Senangnya." Ucap Lucas.
Ullya sedari tadi tersenyum melihat kedekatan ayah dengan anak itu. Ullya langsung mengambil tas yang tadi Lucas masak.
"Ayo masuk... sebentar lagi makan malamnya sudah selesai kok." Ucap Ullya
Lucas tersenyum dan mengangguk. Mereka langsung masuk kedalam rumahnya. Lucas mengajak Dylan main dan Ullya melanjutkan memasaknya lagi.
Tak lama setelah itu, masakan yang Ullya masak sudah selesai. Ullya langsung memanggil Lucas untuk makan bersama. Lucas pun datang dengan Dylan yang ada digendongannya.
"Wahh baunya harum." Ucap Lucas
"Ayo makan." Ucap Ullya
Ullya pun menyiapkan makanan untuk Lucas. Ullya pun akhirnya mengambil Dylan dari Lucas. Ia membiarkan Lucas agar memakan makanannya dulu.
Ullya memakan sambil menggendong Dylan. Lucas melihat Ullya seperti kelelahan. Ia pun akhirnya menanyakannya pada Ullya.
"Kau lelah sayang?" Tanya Lucas
"Aghh tidak kok. Lagi pula ini kan memang tugasku." Ucap Ullya
"Wajahmu tampak lesu. Kau pasti kelelahan." Ucap Lucas
"Tidak apa kok. Sudah cepat abiskan makanannya." Ucap Ullya
Lucas mengangguk dan menghabiskan makan malamnya. Setelah makan, Lucas langsung mandi. Dan setelah mandi, ia langsung menuju keruang kerjanya.
Sedangkan Ullya, ia masih mengasuh Dylan. Sedari tadi Dylan terus saja menyusu. Bahkan ini sudah mau dua jam ia menyusu. Dylan belum mau melepaskannya. Akhirnya Ullya menidurkan Dylan sambil mengepok-ngepok bokongnya agar ia tertidur. Dan benar saja Dylan tertidur.
Sekitar pukul sembilan malam, Lucas keluar dari ruang kerjanya. Ia melihat Ullya yang masih merapikan baju Dylan. Lucas pun tersenyum dan langsung menghampirinya. Ia memeluk tubuhnya dari belakang.
"Mengapa belum tidur?" Ucap Lucas
"Uhh menganggetkan saja sih. Ini baju Dylan tadi belum semua ku rapikan. Sedari tadi dia tidak bisa diam. Jadi pekerjaan ku agak terabaikan." Ucap Ullya
KAMU SEDANG MEMBACA
Is love like this? (END)
RomanceRumah tangga kami memang sangat buruk... Tapi percayalah dari besarnya kesabaran seseorang akan membuahkan kisah yang manis. Kisah tentang rumah tangga yang kami jalin... -Ullya Kim & Lucas Wong
