Eleven (11)

179 22 2
                                        

Don't forget to vomment^^
Thanks~♡

*****

"Hm.. apa maksudmu?"

"Hm, ya maksud Jeno, kan noona sayang dengan Jaehyun hyung. Terus Jeno?" Jeno mengulangi pertanyaannya lagi.

"Eh? Kamu kenapa sih? Ya jelaslah noona sayang dengan kamu juga Jeno-ya." Jelas Jiho heran. Adiknya ini sedang cemburu ya kalau Jiho sayang dengan Jaehyun? Tapi kan Jaehyun memang kekasih Jiho sekarang?

"Lebih sayang aku atau Jaehyun hyung?"

Pletak!

"Kamu ih nanya nya aneh-aneh ya. Noona sayang kalian berdua dengan posisi masing-masing lah." Saking gemesnya Jiho menjitak kepala Jeno.

"Sakit noona! Hm begitu ya??"

Tapi... Jeno gak puas dengan jawaban Jiho ini.

"Udah yuk, antarin noona ke kampus ya. Oh iya sebentar, noona bayar dulu."

"Gak usah, aku aja yang bayar." Tanpa persetujuan Jiho, Jeno langsung ngeloyor ke kasir dan membayar makanan mereka. Jiho yang melihat itu hanya bisa bengong.

Jiho tau, Jeno cemburu. Adiknya itu takut kalau Jiho tidak akan memperhatikan dirinya lagi. Itu yang ada dipikiran Jiho.

"Jeno-ya, udah bayarnya?" Tanya Jiho ketika ia menyusul Jeno ke kasir.

"Sudah nih, ayo Jeno antarin ke kampus."

"Jeno-ya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Jeno-ya..."

"Hm? Ada apa noona?"

"Kamu gak setuju ya kalau noona dengan Jaehyun?" Pertanyaan Jiho sontak membuat Jeno terkejut.

Ingin Jeno menjawab iya.

Tapi apa alasannya? Ia tidak bisa egois. Tapi Jeno juga gak tau sebenarnya alasannya.

"Gak kok. Jeno setuju aja. Semua terserah noona. Yang penting noona bahagia, Jeno juga bahagia."

Bohong.....

"Yang serius dong jawabnya. Yang jelas kamu gak perlu khawatir. Noona pasti selalu sayang kamu, noona gak mungkin gak merhatiin kamu kalau udah dengan Jaehyun. Kamu gak bakalan tergantiin bagi noona." Jiho memberikan penjelasan dan ia berharap Jeno akan memahami itu.

"Jeno tau itu noona. Cuma kadang Jeno takut noona bakalan lupa dengan Jeno. Jeno sayang noona." Ucap Jeno yang masih fokus menyetir.

"Noona janji gak bakalan lupain Jeno. Jeno itu segalanya untuk noona. Kita selalu berdua, mana mungkin noona lupain kamu." Jiho mengatakannya sambil mengelus lembut tangan Jeno.

Entah kenapa hal ini membuat Jeno berdesir.

"Noona, apa sih yang bikin noona suka dengan Jaehyun hyung?"

"Hm... apa ya? Emm noona merasa dia cocok dengan noona tapi kadang berbeda juga. Dan dia terlihat lebih dewasa dari noona. Jadi noona merasa nyaman kalau dengan Jaehyun. Dan juga dia tampan, hehehe." Kata Jiho sambil senyum-senyum gitu.

"Kalau Jeno, sifatnya sama gak dengan Jaehyun hyung?" Tanya Jeno.

"Eh?? Kamu kenapa jadi banding-bandingin diri kamu dengan Jaehyun? Udah deh kamu itu punya ciri khas sendiri. Biasanya orang malah gak suka dibanding-bandingin, ini kamu malahan bandingin diri sendiri." Jiho sedikit mengomel. Karena Jiho gak ngerti maksud Jeno ini apa.

"Iya iya deh. Udah nyampe nih."

"Oh iya, yaudah noona turun dulu ya. Makasih udah antarin noona."

"Iyaa, sama-sama. Nanti noona pulang dengan Jaehyun hyung?"

"Sepertinya iya. Kamu hati-hati ya di jalan. Nanti kabarin kalau udah sampe rumah. Love you, Jeno-ya. Muaah." Ucap Jiho sambil mencium pipi kanan Jeno dan kemudian keluar dari mobil.








'Jantungku... kenapa berdetak begitu kencang?'














~To Be Continue~

Bro&Sis [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang