RIAN # Momen ²

1.6K 101 0
                                    

Caca melirik dan dinding yang ada di ruangan tv.Lima menit lagi jam setengah tiga.Caca benar benar pasrah,mungkin memang harus nya nanti dia di marahi pak Toni.

Caca memindah mindah kan channel tv menggunakan remot dengan malas.Caca tidak terpikir dengan uangnya yang habis.Caca bukan tipe orang yang sering membawa kartu kredit,dia lebih suka membawa uang cash.

Namun,kali ini Caca teledor,dia lupa mengecek persediaan uangnya.Hingga habis tak tersisa seperti sekarang.

Tiba tiba ponselnya berbunyi,tanda sebuah notif masuk.Caca membuka ponselnya,sebuah chat whatsapp masuk.Caca membuka nya.

Caca membelalakan matanya ketika melihat chat tersebut.

Riandi🤗

Keluar,gw di depan rumah lu.

Caca langsung beranjak dan mengintip dari jendela rumahnya.Benar saja,Rian sedang duduk diatas motornya didepan rumah Caca.

Caca berbalik,wajahnya mengeluarkan ekspresi yang susah di artikan.Caca menarik nafas panjang dan mengambil tasnya.

Caca keluar dari rumah dan mengunci pintu.Caca meletakkan kunci pintu di bawah keset teras.Dan berjalan menghampiri Rian.

Rian tersenyum ketika melihat Caca menghampiri nya.

Caca memperhatikan penampilan Rian dari atas sampai bawah.Caca heran dan memutuskan bertanya.

"Katanya ada urusa,ko malah pake baju kaya gini?" Tanya Caca yang heran melihat Rian memakai baju futsal,lengkap dengan sepatunya.

"Tadi gw bilang apa sama lu?"

"Ada urusan." Jawab Caca polos

"Nah,ini urusannya."

Caca mengangguk paham.

"Latihan dimana?"tanya Caca

"Di gor."

"Gor?gor mana?"

"Gor C-Tra."

Caca mengangguk dan terdiam.Rian memperhatikan Caca.Caca begitu cantik,rambut lurusnya di kuncir kuda.

"Hayu." Ajak Rian

"Hm?"

"Hayu,lu mau telat." Rian menyalakan mesin motornya.

"Eh..iya iya." Ucap Caca gugup.

Caca menaiki motor Rian.Rian melajukan motornya dengan kecepatan sedang menuju sekolah.

Gor tempat Rian latihan melewati sekolah,namun tidak terlalu jauh dari sekolah.Jadi dia berinisiatif sekalian mengantarkan Caca ke sekolah.

Saat Caca meminta Rian mengantarkan Caca ke sekolah.Sebenarnya Rian tidak berniat mengacuhkan permintaan Caca.Namun dia terdesak waktu,posisi Rian tadi belum siap siap.

"Ka Rian." Panggil Caca.

"Apa?"sahut Rian sambil tetap fokus pada kemudi nya.

"Hari ini kan bukan jadwalnya futsal latihan."

"Ada sekolah lain ngajak sparing." Jawab Rian.

"Oya?seru dong."

"Mungkin." Jawab Rian singkat.

"Emm,ka Rian turun ke lapangan?"

"Kalo ga turun,kenapa gw pake pakean kek gini Ca."

"Hehee,kali aja gitu senior cuma nonton." Ucap Caca disusul cengiran polos nya.

Rian menggeleng.

"Oya,Pak Toni kesana juga?" Tanya Caca

"Kek nya iya deh."

RIANDI [  COMPLETED  ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang