Keesokan harinya, Ali sampai dikampus lebih pagi dari biasanya, dan duduk di lorong gerbang kampus, tempat dimana semua mahasiswa dan mahasiswi akan lewat untuk menuju ke gedung kampus. Tiba tiba Leon dan Dimas lewat dan..
"Lo ngapain Li ? Gantiin Security?". Tanya Leon
"Hahahahahaha. Belajar jadi bagian pengamanan". Ucap Dimas
"Sekali lagi ngomong, gue hajar lo ! Sana sana". Bentak Ali
Leon dan Dimas pun berjalan menuju gedung kampus. 10 menit kemudian, datanglah cewek mungil yang Ali tunggu tunggu. Prilly ini emang seneng banget kalo jalan meleng, matanya gak pernah fokus sama jalanan yang ada di depannya, kakinya pun tersandung aspal lorong kampus yang retak. Dan...
Bruggghhh...
"Aww..". Teriak Prilly
Melihat Prilly yang jatuh, Ali langsung spontan membantu dan membangunkan Prilly.
"Ga apa apa?". Tanya Ali
"Gak kok ga apa apa, cuma luka sedikit aja". Ucap Prilly
Ali berkata dalam hati, seandainya tadi gue gak ngeliat ke arah lain mungkin gue bisa nolongin dia lebih cepet, dan dia gak akan luka kaya gini.
"Hai". Ucap Prilly sambil melambaikan tangan di depan wajah Ali yang terdiam
"Oh iya". Ucap Ali
"Emm.. makasih ya". Ucap Prilly
" Oh iya sama sama". Ucap Ali
"Ya udah duluan ya". Ucap Prilly
"Oke". Ucap Ali
Prilly dengan yakin bisa berjalan sendiri, ternyata hampir terjatuh. Kakinya keseleo dan luka cukup banyak. Spontan Ali menangkap tubuh Prilly, dan lagi lagi, tatapan matanya membuat Prilly terdiam, tatapan mata Prilly pun membuat Ali terdiam dan luluh.
Seketika Prilly sadar, dan mengangkat tubuhnya dari badan Ali.
"Dibawa ke UKS aja ya, biar di obatin". Ucap Ali
"Ga apa apa gak usah, nanti di obatin sendiri aja". Ucap Prilly
Karena Prilly yang terus menolak, akhirnya Ali memaksa Prilly dengan menggendong dan membawanya ke UKS. Sepanjang jalan dari Lorong ke UKS, Prilly hanya berulang kali menatap Ali dan menundukkan matanya setiap kali Ali membalas memandang Prilly.
Sesampainya di UKS, Ali menurunkan tubuh Prilly, sambil menunggu tenaga medis yang menyiapkan tempat tidur, Prilly masih bertahan dengan menempel di Badan Ali. Tiba tiba Ali menyadari, sepertinya ada degup jantung yang berdetak kencang, yang ternyata adalah detak Jantung Prilly
"Kamu kenapa deg degan?". Tanya Ali
"Eehhmm". Prilly kaget, Ali bisa mendengar detak jantungnya.
Spontan Prilly pun melepaskan tubuhnya dari tubuh Ali.
"Enggak enggak kok, tadi masih shock aja karena jatuh". Ucap Prilly dengan terbata bata
"Oh, oke. Ya udah mau dibantu naik?". Tanya Ali
"Enggak ga apa apa, bisa kok". Ucap Prilly
Prilly masih berusaha naik ke tempat tidur di UKS, tapi ternyata kesulitan, karena kaki kanannya yang terluka, bolak balik mencoba masih terus tidak bisa. Dan...
"Kalo gak bisa bilang, mau sampai kapan cuma berdiri disini aja". Ucap Ali sambil membantu Prilly merebahkan tubuhnya ke kasur.
"Makasih ya". Ucap Prilly
KAMU SEDANG MEMBACA
Hai
RomanceNamanya Ali Mahawira, mencintai Wanita lugu, cerdas, cantik, bernama Aprillya Mustikandrina. Awal kisah cintanya selalu memberikan kenangan manis yang bisa dikenang seumur hidupnya. Sapaan pertama kali dari seorang Prilly, yang hanya sepatah kata "...
