Bab 13. Tiga Cerita

89.3K 9K 925
                                        

Masih nungguin nggak?

Sorry lama updatenya!

Yaudah sih ya..

SELAMAT MEMBACA

-------------------------------------------------------------

Bab 13. Tiga Cerita

Nanyain kabar bukan berarti cinta ataupun sayang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Nanyain kabar bukan berarti cinta ataupun sayang. Cuma rasa penasaran aja orangnya kemana. Tolong realistis dan sadar diri.

***

"EMANG nggak ada otak lo, Sam," ujar Bennedith tanpa repot menoleh ke arah Samuel. Lelaki itu merampungkan permainan gamenya sebelum meletakkan ponselnya di meja kemudian memandang penuh ke arah Samuel. "Lo tuh udah main tangan ke Lyodra tahu nggak. Mana ada cowok gitu. Bisa-bisa dilaporin ke polisi lo."

Samuel berdecak. "Lebay," cibirnya. Ia menyesap rokoknya dalam lalu menghembuskannya. Matanya tetap fokus pada ponsel, pada layar yang menunjukkan panggilan tidak dijawab sejak beberapa waktu yang lalu.

Sudah berulang kali ia menghubungi Lyodra, tapi gadis itu tidak sekalipun mengangkat panggilannya.

"Gue serius. Hati-hati, Sam. Lo nggak bisa gegabah dan ngelakuin semua hal yang lo mau seenaknya. Udah empat hari Lyodra absen sekolah terhitung dari kejadian waktu itu. Kalau aja Nuca nggak datang, mungkin lo udah didepak dari BHS dan nangkring di sel tahanan sekarang karena bisa aja lo kelepasan dan ngelakuin hal lebih," kata Bennedith panjang lebar.

Bukan tanpa alasan ia berkata demikian. Perlakuan Samuel benar-benar kelewatan setelah dengan santainya temannya itu menceritakan semuanya saat ia dan Liam bertanya beberapa waktu yang lalu.

Selebihnya tidak ada yang tahu selain mereka.

Baik Nuca maupun Lyodra bungkam. Bahkan, kedua teman Lyodra -Keisha dan Ziva- juga tidak tahu menahu karena sepertinya gadis itu tidak menceritakannya.

Terakhir yang ia ingat adalah Nuca datang mengambil tas Lyodra setelah memberikan surat ijin pada guru Matematika yang sedang mengajar siang itu. Lalu, di hari-hari selanjutnya, Lyodra tidak pernah datang lagi ke sekolah.

Banyak pertanyaan yang tiba-tiba muncul di kepala. Teori konspirasi tentang menghilangnya Lyodra mulai diciptakan oleh beberapa murid Bridge High School.

Ada yang mengatakan Lyodra pindah sekolah karena tidak kuat dibully apalagi setelah pertengkaran hebat dengan Mahalini minggu lalu. Ada juga yang berpendapat Lyodra memang sengaja absen sekolah untuk menciptakan skandal agar menjadi sorotan.. lagi.

Padahal, kejadian sebenarnya tidak seperti itu.

"Lo dengerin gue ngomong nggak sih, Sam?!" sentak Bennedith kesal.

RetrouvaillesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang