Hariini gue sama dejun mau akad dancuma ngundang keluarga dejun sama keluarga gue doang, dan gak rame ramean juga. Cuma akad, abis itu makan makan sekeluarga bersama.
Gue udah gak dibolehin ngekos, barang barang gue juga udah di packing sama dejun kemaren, gue mau tinggal dirumah dejun bareng yuna.
Gue masih didalem kamar, masih dirias sama mbak salon langganan mama. Katanya keluarga dejun udah dateng, makin deg degan gue suer.
Temen temen deket gue belom tau soal ini, jangan kan ngasih tau, gue kontek aja kadang pada gak dibales karena sibuk urusan masing masing.
"Udah belum mbak?" tanya mama diambang pintu, "Sebentar lagi."
"mama cantik ih!" Gue melempar senyum kearah yuna "Sama nenek ya?" Yuna ngangguk.
Setelah beres, gue langsung keluar memakai kebaya putih, rok batik dengan riasan natural. Disana udah ada dejun yang menghadap penghulu, gue langsung duduk disamping dejun.
"Langsung ini teh?"
"Nggak pak besok aja hehe," sahut hendery "Der!" Dejun mencubit betisnya hendery.
"ikutin saya ya, mas dejun kasep." Pak penghulu mulai berjabat tangan dengan dejun, hati gue udah gak karuan beneran.
"Saya terima nikahnya Netta gracia agata dengan mas kawin uang tunai sepuluh juta rupiah dibayar tunai!"
Ini dia yang gue takutin, saat dejun mengucap kalimat tersebut. Semoga lancar, gak salah ucap hehe.
"Saya terima nikahnya Netta gracia agata dengan mas kawin uang tunai sepuluh juta rupiah dibayar tunai!" Mereka menggoyangkan tangan sepakat "sah?" tanya penghulu.
"Sah.." Kata keluarga yang ada di ruangan serentak "Alhamdulillahirabbilalamin.." kita lanjut berdoa.
Gue mencium tangan dejun, begitu juga dejun mencium kening gue. Terus kita sedikit resepsi, foto keluarga yang motoin hendery haha sengaja hendery diajak.
"Yuna, sekarang om Ojun bukan om kamu lagi ya? Tapi papa kamu!" Senyum yuna melebar "Iya om deli una tau!"
Kita foto foto buat album, setelah itu kita makan bersama sekeluarga. Gue seneng banget, semuanya lancar terus juga keluarga dejun sama keluarga gue bener bener saling nerima.
"Yuna mana?" Tanya dejun, gue geleng geleng "diluar kali." Sahut mama.
Gue langsung keluar nyari yuna, taunya lagi metikin bunga di depan rumah. Gue ngeliat mobil seseorang disana, yuta. Gak salah lagi, dia nyamperin gue sama yuna.
Disini gue masih pake kebaya putih, tadinya mau ganti cuman ribet mending nanti sekalian mandi.
"Ngapain lo kesini?"
"Gue cuma lewat, kebetulan gue liat yuna disini."
"Turut berduka ya dari gue yut, bayi lo sama sana."
"Udah harusnya." Dia melambaikan tangannya "Congrats ya?" Gue ngangguk dan melempar senyum simpul.
"thanks." gue menjabat tangan yuta.
"Papa ayo masuk makan!" Please yuna, bukan saatnya! "Papa nya mau kerja yuna ya?" Yuna cemberut.
"Nanti papa ketemu yuna lagi, kalo papa gak sibuk ya?" Yuta mengusap rambut yuna "Iya pah,"
"Yuna sekarang punya papa baru, jangan lupain papa ya?"
LUPAIN AJA YUN LUPAIN.
"Gue masuk," Gue sama yuna langsung ninggalin yuta disana.
~
Setelah semuanya beres termasuk makan makan, keluarga gue sama dejun juga udah pada pulang.
Gue udah mandi juga, dejun sama yuna juga udah mandi. Malem ini Kita lagi quality time depan tv nemenin yuna nonton the wings.
"Ma una ngantuk nih, hoaamm.."
"Bobo ya? Udah malem besok kan sekolah?" Yuna ngangguk, gue langsung nuntun yuna ke kamarnya.
Abis itu gue balik lagi senderan disofa sama dejun sambil nonton tv, kelamaan ngantuk juga.
"Tadi ada yuta," Dia langsung noleh kearah gue "Terus apa?"
"Enggak, dia cuma ngucapin congrats doang sama aku." Dejun ber oh ria, "kalo dia macem macem sama kamu, lapor sama aku ya?" Gue ngangguk.
"Dejun? Kamu gak ngantuk?"
"Ngantuk, tidur yu?" Gue ngangguk, lalu dejun beranjak dari sofa begitu juga gue.
"Yang?" Panggilnya, gue langsung mendonggakan kepala ngelirik dia.
Sepertinya, malem ini first night gue sama dejun. Dia mencium bibir gue dengan lembut dan perlahan menjadi kasar, sampe kita tiba dikamar dengan posisi dejun diatas tubuh gue.
"You mine," Katanya setelah membuka tshirt hitamnya "Im yours," Jawab gue.
"Hmmhh..." Kita kembali berciuman diranjang king size ini.
"Mama!"
YUNA BISA GAK NANTI DULU? LAGI ENA DJNFKSBSN MENTANG MENTANG ANAK KECIL.
Gue sama dejun langsung membenarkan posisi, dejun menutup tubuhnya pake selimut terus pura pura main handphone.
Saking sibuknya kissing, gue sama dejun lupa mengunci pintu kamar hehe, Jadi yuna bisa masuk kamar.
"Belum bobo? Katanya mau bobo?" tanya gue ke yuna yang lagi haha hihi "kenapa yuna? Takut?" Yuna gelengin kepala.
"Mama sama papa lagi pacalan ya...?"
PLISSSSSSS..
"Una pengen pipis ma, antelin takut."
"Ayok sama papa," Dejun beranjak dari kasur tapi dia shirtless "Papa kenapa gak pake baju?!" Dejun menggaruk tenguknya canggung.
"Ayok sama mama aja, kamu diem aja tidur kalo bisa." Gue beranjak dari kasur lalu nganter yuna ke kamar mandi.
Setelah yuna selesai buang air, gue nganter yuna ke kamarnya dan gue juga balik lagi ke kamar.
Gue langsung di tarik ke pelukannya sama dejun "Udah gini anget,"
"Dejun ih, gerah.."
"Buka dong bajunya kalo gerah!"
"Dejun ih!"
"Apasih sayang?"
Lalu gue sama dejun, ngelanjutin aktivitas tadi.
Mau dibikin adegan, tapi gak bisa yaudah seadanya aja wkwkwk
Kenapa ak jadi kesal sama yuta ya😭
TENANG TENANG, KONFLIK MASIH BERLANJUT DI CHAPTER CHAPTER BERIKUTNYA

KAMU SEDANG MEMBACA
DIJODOHIN | NAKAMOTO YUTA
Teen Fiction❝ Cerita Kita Tentang, Bertemu Untuk Berpisah. Bertemu dengan Terpaksa dan Berpisah Secara Paksa. ❞ [✓]COMPLETE ↪Write : 10th November 2018 ↪End : 10th May 2020 ©xxinel12