"Saya bakal tanggung jawab."
Ini konyol, Rose memang menyukai tetangganya yang lebih tua darinya. Putra tertua dari keluarga Kim, tepatnya Kim Gongmyung.
Pada akhirnya Rose memang menikah dengan anggota keluarga Kim, tapi bukan dengan Gongmyung. Mel...
Baru saja pria bermarga Kim itu akan menarik Rose menjauh dari kerumunan,sebuah tangan lain ikut menarik tangan Rose yang satunya.
Membuat Doyoung kembali berbalik dan menemukan Jaehyun sebagai pelakunya.
"Lo siapa main tarik-tarik sembarangan pacar gue?" tanya Jaehyun dengan raut wajah yang terlihat angkuh bercampur kesal.
Doyoung membalasnya dengan sorot mata yang jauh lebih dingin,kali ini auranya benar-benar terlihat menyeramkan.
"Gue tunangannya. Calon suaminya. Mau apa lo? Pacar aja belagu banget lo." balas Doyoung,tak lupa dengan raut wajah yang tak kalah angkuh.
Doyoung tahu pernikahannya dan Rose masih harus disembunyikan,namun ia tetap harus mengalahkan Jaehyun kali ini.
Seketika kerumunan tersebut semakin heboh begitu mendengar apa yang baru saja Doyoung ucapkan.
Jaehyun yang merasa dipermalukan lantas melepas cengkeramannya pada tangan Rose,kedua tangannya beralih mencengkeram kerah kemeja Doyoung.
"Maksud lo apa anjㅡ,"
Rose yang sadar kondisinya akan semakin memburuk,lantas melepaskan tangannya dari cengkeraman Doyoung. Dengan cepat ia kembali mendekati Jaehyun,dan membisikkan sesuatu pada pria itu.
Setelah mendapat anggukan singkat dari Jaehyun,gadis itu beralih menatap Doyoung.
"Ini di kampus,lo gak perlu pura-pura jadi tunangan yang baik. Kak Doyoung." ucap Rose yang memberi penekanan khusus pada nama pria itu,seraya melempar kode lewat matanya yang meminta Doyoung untuk pergi duluan.
Doyoung terlihat semakin kesal,helaan napas keluar dari bibirnya. Meski begitu,ia tetap menuruti ucapan Rose.
"Gue tunggu lo di parkiran biasa." ucap Doyoung sebelum akhirnya berbalik,dan berlalu pergi.
Selepas kepergian Doyoung,barulah Rose dapat menghela napas lega. Meskipun untuk sesaat,karena setelah ini ia harus menjelaskan apa yang baru saja terjadi pada dua orang sekaligus. Doyoung dan Jaehyun.
×××
"Bayarannya besok aja,gue harus ketemu Kak Doyoung dulu." ucap Rose begitu ia dan Jaehyun sukses menyelesaikan permasalahan mereka di lapangan tadi,meskipun di pertengahan sempat terganggu dengan kehadiran Doyoung.
Mata Jaehyun menyipit,seakan menelisik diikuti kedua tangannya perlahan terlipat di dada.
"Lo bakal jelasin ke gue juga,kan nanti?" tanya Jaehyun dengan satu alis terangkat.
Rose memutar bola matanya seraya berdecak malas,"Besok gue jelasin."
Jaehyun tersenyum puas begitu mendapat jawaban tersebut,membuat dua lubang manis di pipinya terlihat.
"Yaudah,gue duluan kalo gitu. Thanks for today." ucap Jaehyun yang hanya mendapat balasan berupa anggukan asal dari Rose.
Setelah Jaehyun pergi,Rose menghela napas panjang. Merasa lega. Untung saja ia dapat menyelesaikan permasalahan di lapangan dengan mulut licinnya,sehingga Wonyoungㅡanak baru yang terus-menerus menggangu Jaehyun akhirnya mundur. Dengan kondisi menangis tersedu-sedu.
Beruntung,Jaehyun bukan tipe cowok yang kelewat penasaran dan memaksanya untuk bercerita saat ini. Sehingga Rose tidak perlu membuang waktunya.
Sekarang masalah Rose utama yang harus Rose selesaikan tinggal satu.
Doyoung.
×××
Begitu masuk ke dalam mobil,Rose kira Doyoung akan langsung melemparkan berbagai pertanyaan. Namun pria itu hanya diam,kemudian mengendarai mobil dengan suasana yang begitu sunyi dan terasa mencekam bagi Rose.
Sesekali Rose melirik Doyoung seraya menggigit bibirnya sendiri,masih menunggu pria itu mengatakan setidaknya satu huruf.
Sungguh,Rose lebih memilih Doyoung memborbardirnya dengan berbagai pertanyaan ataupun mencercanya atas apa yang terjadi,daripada pria itu mendiamkannya seperti saat ini.
Sampai akhirnya,suasana yang terasa mencekik Rose berakhir begitu mobil terparkir di depan halaman rumah keluarga Doyoung.
Rose pikir Doyoung akan langsung pergi meninggalkannya,namun nyatanya pria itu malah diam di tempat dengan matanya yang menatap lurus ke depan. Seakan mengabaikan keberadaan Rose.
Hingga tiba-tiba saja Doyoung menoleh,kali ini tatapan matanya lebih lembut dari sebelumnya.
"Lo tahu kenapa gue marah sama lo?"
Rose mengerjapkan matanya,tak menyangka pertanyaan itulah yang akan keluar dari bibir Doyoung.
"K-karena gue istri lo tapi tadi lo liat gue mau cium pipi Jaehyun?" jawab Rose ragu.
Doyoung lagi-lagi menghela napas,tatapan matanya pun ikut berubah. Namun Rose tak dapat mengartikannya.
Sedetik kemudian,hal yang tak pernah Rose duga terjadi.
Mata Rose membulat sempurna kala Doyoung tiba-tiba meraih tengkuk lehernya dan menyatukan bibir keduanya.
Hanya sebuah kecupan,tapi jelas membuat Rose terkejut bukan main.
"Masih belum ngerti juga kenapa gue marah?"
×××
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kim Doyoung as suami Rose.jpg
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[Doyoung dalam hati pas liat Rose sama Jaehyun di lapangan.jpg]
Halo maaf baru update lagi~
Mulai sekarang aku usahakan update seminggu sekali,tapi minimal pasti 700 word :>
Aku baru berani lanjut lagi kalo vote udah tembus 85+ yaa~✨