4.

340 23 4
                                        

~~~~~~~~~~~~~~~~•••••••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~~~~~~~~~~~~~~~~•••••••

Sesuai dengan omongan cinta waktu itu di supermarket, sekarang ia tengah berkutat dengan tepung dan saudara saudaranya. Niatannya cinta ingin membuat brownies panggang, dengan toping coklat keju dan juga Almon.

"Itu apaan daa?"

"Apaan?" Cinta langsung menengok ke belakang, ke jendela kosnya.

Sekarang Dimas dan cinta sedang video call, Dimas yang memintanya katanya ingin melihat cinta membuat kue, higenis atau tidak. Sembarangan sekali bukan? Ya jelas higenis lah. Karna kos cewek tidak boleh didatangi dengan laki laki, jadilah mereka hanya melihat dibalik layar.

"Boongin!"

Cinta langsung menatap handphone nya dengan kesal. "Lucu lu begitu? Lawak lu!"

"Hahaha najis baperr" seketika tawa Dimas pecah.

Cinta tidak menghiraukan itu, ia kembali fokus dengan adonannya yang sebentar lagi jadi.

Ketawanya mereda dan berubah menjadi wajah yang memelas. "Taa bantuin gue kek!!!"

"Lo gk liat gue lagi ngapain? Buta mata lo!"

"Galak amat sii"

"Gue ada tugas yang gak ngerti, siapa tau lo ngerti gt, secara 3 besar dengan nilai terbaik di SMA"

"Gak usah ngadi ngadi lu, mana ngerti gue, diajarin aja blm"

"Yaelah, coba dulu"

"Tadaa!!!" Cinta langsung mengunjukkan loyang  brownies yang sudah jadi dan tinggal di panggang.

"Udah gue mau ke dapur dulu, BHAYY!!"

Cinta langsung menaruh loyang yang tadi ke dalam oven, ia kembali ke depan dan akan menunggu 30 menit untuk mengambilnya kembali.

"Taa bantuin gue...."

"Minta aja no ke ciwi ciwi lenjeh, siapa tau luluh kan dia kalo lo baik baikin. Lumayan manfaatin ajaa"

"Sesat anjing!"

"Heh monyet! Dari pada lo gak dapet nilai? Sekali kali maa gapapa laayaa... Asal jangan keseringan, keenakan lo nya"

"Yaelaa"

"Lagian lo di kelas ngapain? Maen ama semut?!"

"Kegiatanku hanya memikirkanmu... Ahayy!"

"Najiss! Tau jijik ga?"

"Idihh merah mukanya"

"Udah ahh gue mau ke kamar mandi!"

"Mengalihkan terosss!!!"

Cinta langsung ke belakang, sebenarnya dia tidak ingin buang air kecil ataupun besar, melainkan ia tak tahan. Entah mengapa, saat sudah berpacaran rasanya berbeda, cinta jadi lebih sering baper sama perlakuan Dimas, ya walaupun itu hanya kecil, tapi itu mampu membuat pipi cinta memanas. Yatuhann!!!!

CINTADIMASTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang