[Sequel SAHABAT RASA PACAR]
!!! Bisa baca terpisah....
Kalau mau tau lebih detail, baca dulu yang pertama ya~
_______________°°°
👉🏻💘👈🏻
°
°
°
°
|| Keduanya menolak perjodohan yang diajukan oleh kedua orang tua mereka, karna mereka yakin kalau jo...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy Reading ❤ —————
Setelah berhasil mindik mindik keluar dari kos putri, Dimas langsung membawa cinta menuju jalan depan dimana banyak penjual makanan.
"Mau ngapain si dim?"
"Gue tau lo laper, udah deh diem"
"Iyaiya, ikh galak banget si" Dimas hanya melirik sebentar dan lanjut menatap lurus kedepan.
Sebenernya niat gasi dia, kalo ga niat mending gue pulang ajalah, batin cinta dalam hati.
Dimas langsung menuju tukang nasi goreng tanpa menanya ataupun meminta persetujuan dari cinta, cinta yang kesal masih berdiri di depan gerobak nasi goreng sambil melipat tangannya di bawah dada.
Dimas menghela nafasnya pasrah, entah mengapa hari ini mood cinta sedang kurang baik, sedari tadi dia terus mengomel tidak jelas.
Dimas bangkit dari duduknya dan langsung menghampiri cinta.
"Udah ya jangan ngambek dulu, ayo kita makan dulu" Ucap Dimas lembut dan menarik tangan cinta lembut untuk duduk.
Dimas langsung memesan dia porsi nasi goreng.
"Mau minum ama dut?"
"Apa aja" Dimas mengangguk dan langsung pergi ke tempat sebelah untuk membeli minum.
Ndut adalah panggilan Dimas untuk cinta akhir akhir ini, itu sangat lucu menurut mimin. Hehehe.
🦋🦋
"Abang pulang....."
"Abang!!!!" Gibran langsung dihadiahi pelukan oleh Ajeng—adiknya yang manja.