[𝗙𝗢𝗟𝗟𝗢𝗪 𝗔𝗞𝗨𝗡 𝗔𝗨𝗧𝗛𝗢𝗥 𝗧𝗘𝗥𝗟𝗘𝗕𝗜𝗛 𝗗𝗔𝗛𝗨𝗟𝗨 𝗦𝗘𝗕𝗘𝗟𝗨𝗠 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗔𝗖𝗔]
Serumah dengan ketos yang judesnya kebangetan. Gak kebayang!!
Ini adalah kisah hidup seorang Rembulan Arsyilla yang di takdirkan serumah dengan ketua os...
Di mohon untuk memberikan vote terlebih dahulu agar tidak kelupaan sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•AUTHOR POV•
MARKAS DARK SHADOWStengah ramai oleh para anggota yang berkumpul. Suara sang penyanyi dadakan menggema di seluruh sudut ruangan tempat itu. Fareno menyanyikan dengan syahdu lagu Pergi Hilang dan Lupakan ciptaan Remember Of Today diiringi petikan gitarnya.
Tempat ini layaknya rumah kedua bagi mereka. Pintu depan markas geng yang dipimpin Radith itu terdapat sticker berlogo Dark Shadows, tentu dengan slogannya
Semua telah berubah sejalan dengan waktu Setiap detik berharga bagiku Waktu pun ingin kuubah 'tuk kembali tertawa Aku hanya bisa menangis, aku tak bisa
Maafkanlah diriku atas semua kesalahan Yang kuperbuat selama ini kepada dirimu Daku berjanji akan melepasmu dengan senyuman Yang 'kan kau ingat dan kau kenang sampai mati Selamanya
Lupakanlah semua kenangan ini Hancurkanlah semua mimpi-mimpi Jangan pernah kembali Dan takkan pernah kembali
Dan janganlah kau pernah berikan aku satu harapan Dan karena ku ingin pergi, hilang dan lupakan
Maafkanlah diriku atas semua kesalahan Yang kuperbuat selama ini kepada dirimu Daku berjanji akan melepasmu dengan senyuman Yang akan kau ingat dan kau kenang sampai mati
Serentak semuanya ikut bernyanyi bersama Fareno. Tak usah diragukan lagi bila suara cowok itu memanglah bagus. Kalau kata para gadis luaran sana; sopan banget masuk telinga.
"Buset udah cocok nih kita buat band," celetuk Bima.
"Band pala lu bundar. Suara lo aja kayak nyamuk gitu, Cong," cerca Gilang. Bima mengernyitkan dahinya setelah mendengar omongan cowok itu. "Emang suara nyamuk gimana, Lang?" tanya Bima.
"Goblok! Ya, nging nging nging lah!"
"Fareno sebenarnya suara lo bagus, Men. Tapi gue males muji," cibir Saggaf.
"Muji orang aja perhitungan lo bangsat!" sungut Fareno. Saggaf sontak terkekeh. "Gue gak perhitungan, Men. Males aja muji lo," kekeh Saggaf.