Jam 08.00 fara sudah tiba menjemputku dirumah.
Teh mau kemana?
Emmm,
Mau pelepasan mas Ario buk
Ohiya ibuk lupa
Hati-hati ya teh, jauh juga tuh
Dipelabuhan
Iya buk,
Nai pergi ya
Asalamualaikum
Iya waalaikumsalam
Aku langsung menuju ke mobil fara yang sudah menungguku.
Nai udah siap?
Semogaaa
Semoga apa hayooo
Semoga ngak nangis tuh pasti
Ih fara apaan si
Ario ngak ngabarin kamu?
Enggak
Yapps sedari kemarin chat terakhir mas ario, sampe hariini dia belum mengabariku. Fikiranku kini semakin ngak karuan, entahla seperti biasa saja dia padaku.
Mungkin dia sibuk
Ngurusin tugas nai..
Iya far betul
Fara kini sudah memacu mobilnya menuju ke pelabuhan tiba-tiba ponselku berdering siapa batinku.
~bang Hendro~
Tanpa berfikir panjang aku langsung mengangkat telfonnya...
Halo bang..
Halo nai
Lagi dimana?
Dengan memberikode Fara bertanya padaku siapa yang menelfon.
"bang hendro, temen mas ario"
"dirumah bilang"
Dirumah bang..
Ngak ikut pelepasan
Tugas Ario nai?
Emm,
Enggak bang
Lagi ada kerjaan soalnya
Kenapa sama ario nai?
Enggakpapa kok bang,
Beneran?
Iya bang,
Yaudah bang nai mau
Ngelanjutin ini revisian
Oh yaudah nai
Asalamualaikum
Waalaikumsalam
Pasti mas Ario udah cerita sama bang hendro tentang hubungan kami. Tak terasa bulir2 air mata jatuh di pipiku. Fara yang melihat aku menghapus air mataku jadi ikut merasakan kesedihanku.
Sabar ya nai
Kini tangisku sudah tak terbendung, betapa tidak seakan harapan itu sirna tak tau lagi bagaimana kedepannya cintaku ini.
Gimana sama perasaan aku
Gimana far
Apa mas Ario udah ngak
Ada perasaan sama aku?
Kenapa dia tega sama aku far
KAMU SEDANG MEMBACA
Senyuman Dari Prajurit
RomanceNaira seorang mahasiswa perguruan tinggi semester 7 yang tak sengaja berkenalan dengan seorang Tentara, akankah cinta keduanya bersatu? Atau malah terpisah seiring berjalannya waktu? Yukk simak ceritanya......
