Author's POV
"CUT! Oke, sampai disini sudah bagus. Selesai istirahat makan siang, kita akan merekam adegan Hwang Geumbyul dan Hwang Eunbyul dirumah. Tolong ya dipersiapkan set-nya!" seru Sutradara Lee dengan lantang sembari beranjak dari kursi yang ia duduki.
Mendengar karakternya, Hwang Geumbyul, masih memiliki adegan untuk direkam setelah ia bekerja dari jam 7 pagi membuat Jooyeon mendesah pelan, namun cukup terdengar oleh asisten pribadinya. Sebenarnya ia sudah sangat lelah karena kakinya sudah mulai terasa pegal setelah berdiri berjam-jam dengan high heels 15 cm, ditambah lagi teriknya matahari cukup membuat semuanya lebih rumit. Terlebih ia belum bisa istirahat dengan tenang karena mobilnya selalu kedatangan make up artist yang mengoreksi make up-nya untuk kesekian kalinya. Ia frustasi, namun sadar akan posisinya yang terhitung masih seorang aktris rookie membutanya tidak bisa cepat mengeluh.
"Apa kamu baik-baik saja, Eonnie?" sembari menyodorkan sebotol air minum kepada artisnya itu.
"Ah iya, terima kasih, Chanmi." Ia meneguk sedikit sebelum melanjutkan pembicaraannya. "Kamu tahu nggak, G-Dragon sudah pergi tur lagi? Aku agak sedih gara-gara itu sebenarnya."
Chanmi hanya bisa meringis mendengar apa yang dikatakan oleh Jooyeon. Kalau saja ia tidak dibayar karena bekerja untuknya, mungkin ia sudah menyumpahi wanita yang usianya hanya berbeda 2 tahun darinya ini dengan semua kata kasar yang bisa ia pikirkan. Berani-beraninya dia sedih karena memikirkan pacar orang lain? Astaga, Lee Jooyeon-ssi, aku kira kamu lebih baik dari itu.
"Oh ya? Pasti menyenangkan sekali kalau bisa nonton konsernya." Chanmi hanya menanggapi seadanya sembari mempersiapkan makan siang untuk Jooyeon.
"Iya. Seandainya kita nggak ada jadwal syuting pasti aku sudah nyusul deh." Ujar Jooyeon santai. Chanmi mulai merasa gusar dengan apa yang ia dengar barusan. Demi menghindari pembicaraan yang mungkin seharusnya tidak terucapkan, Ia dengan cekatan menyerahkan naskah drama yang harus dipelajari Jooyeon tidak merengek lagi. Ia masih tidak percaya bagaimana dengan mudahnya gadis itu berniat untuk menyusul G-Dragon kemanapun dia pergi, padahal berteman dekat saja juga tidak. Alih-alih membaca naskah, Jooyeon tetap sibuk scrolling timeline Instagram-nya.
"Eonnie, aku rasa kita harus mempelajari naskahnya lagi. Dari yang aku baca dialognya cukup panjang dan emosional habis adegan ini, jadi lebih baik kita—"
"Aku tahu kok, Chanmi. Tapi aku hanya ingin melihat update dari Jiyong-ssi, tapi kayaknya sejauh ini nggak ada deh..." gumamnya dengan lesu. Lagi-lagi Chanmi hanya bisa meringis, namun ia tidak tahu kalau apa yang ia katakan tadi bisa memberikan sebuah ide bagi Jooyeon. "Kayaknya aku harus nonton konsernya deh. Aku minta tolong carikan tiketnya ya." Pesan Jooyeon.
"Hahaha... kamu begitu menyukai lagu-lagunya Kwon Jiyong-ssi, ya?" Chanmi yang kembali merespon seadanya kemudian mulai curiga dengan tingkah Jooyeon yang kecentilan. Dalam pengalamannya menjadi asisten untuk Jooyeon, ia belum pernah mendapati Jooyeon yang menjadi tergila-gila pada seorang pria. "Kita bisa nonton setelah selesai syuting, seharusnya kita selesai seminggu lagi, Eonnie."
"Baiklah. Ayo kita selesaikan semuanya dengan cepat!" seketika keceriaan terdengar dari suaranya yang memekakkan telinga, sementara Chanmi mendapatkan satu tugas baru yaitu mencari tiket konser G-Dragon.
***
Jiyong baru saja kembali dari check sound tempat konsernya di Singapura. Sementara manajernya harus tinggal untuk mengurus satu hal dan lainnya dengan pihak promotor, ia memutuskan untuk langsung kembali ke hotel. Sebuah van besar sudah menunggunya lengkap dengan seorang pria paruh baya yang menjadi supirnya selama di Singapura untuk dua hari kedepan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Get You // daragon
FanfictionSandara Park dan Kwon Ji Yong, atau kalian lebih mengenalnya dengan Dara 2NE1 dan G-Dragon BIGBANG mengakui pada dunia kalau mereka adalah sepasang kekasih. Kalian tidak salah baca: mengakui. Baik dari agency dan pribadi. Tapi bagaimana kalau sebe...
