"Choi Seun Hyung."
Dengan sigap Dara langsung berdiri melihat sosok lelaki berbadan jangkung yang berbalut jaket tebal serta kecamata hitam. Dara hafal betul sosok pria yang sedang menggenggam tangan mungil Younjun itu. Sosok yang dari dulu selalu mencuri perhatiannya, lewat matanya yang tajam dan tiap inci wajahnya yang tegas dan sangat dekat dengan sempurna. Sosok yang selalu ia inginkan perhatiannya tapi tak kunjung ia dapat juga sampai pada akhirnya dia memutuskan untuk berhenti.
Hyeyoun menghampiri adiknya untuk memeluknya dan mengatakan seberapa rindunya ia kepada adik kesayangannya itu, meninggalkan Dara yang berdiri kaku dan kelu dihadapan kakak-beradik itu. Tidak lama kemudian Seunhyung pun menyadari kehadiran Dara.
"Dara-noona?" tanya Seunhyung heran melihat koleganya di rumah kakaknya. Saat ini Dara bukanlah orang yang ingin ia lihat. Apalagi setelah apa yang ia perbuat kepada Dara. "... kenapa Noona ada disini?"
"Aish, Choi Seunhyung! Tidak baik berbicara seperti itu. Dara itu tamu kita." seru Hyeyoun.
"Bu-bukan begitu, Noona. Tapi aku tidak menyangka akan bertemu Dara-noona seperti sekarang ini." sangkal Seunhyung dengan cepat setelah mendengar teguran dari Hyeyoun. Dengan cepat Seunghyun mengajak Younjun pergi untuk membuka hadiah darinya untuk menghindari situasi yang canggung tersebut. Dara juga kembali dengan kesibukannya yaitu minum teh bersama Hyeyoun.
"Hey, Dara. Kenapa kalian jadi kaku begitu? Memangnya ini aneh untuk kalian bertemu di rumahku?" tanya Hyeyoun yang melihat Dara tiba-tiba menjadi kalem dan tidak banyak bicara. Mendengar kata-kata Hyeyoun yang begitu blak-blakan membuat Dara nyaris menyembur teh yang sedang ia seruput.
Tentu saja aneh. Kita tidak janjian tapi bertemu di tempat yang sama dan di waktu yang bersamaan juga. Suatu kebetulan yang aneh juga kalau ternyata alasan kita juga sama, yaitu lari dari kehidupan kita di Korea.
"Bu-bukan begitu eonnie... hanya saja aku baru pertama kali bertemu Seunhyung-ssi disini." ujar Dara gugup. Memang benar, beberapa kali ia ke rumah Younjun setiap ke Filipina tetapi tidak pernah sekalipun berbarengan dengan Seunhyung yang sedang liburan sekarang.
"Betul juga ya..." ujar Hyeyoun.
Setelah sekian lama berbincang-bincang dengan Hyeyoun, tidak terasa sudah jam 7 malam. Hyeyoun bergegas ke dapur untuk menyiapkan makan malam bagi keluarga dan tamunya. Kebetulan suaminya sedang dinas keluar kota, jadi tidak ada yang perlu ditunggu untuk makan malam. Dara tadinya memaksa Hyeyoun untuk membiarkannya ikut memasak tapi Hyeyoun menolak dan Ia berkata kalau ia tahu Dara sangat lelah dan ia tidak mau merepotkan Dara yang baru saja sampai di Filipina ini. Akhirnya Dara hanya pasrah dan memutuskan untuk melihat-lihat lingkungan rumah ini sebentar.
Dara terkagum-kagum akan desain dan keindahan rumah ini, bahkan ia merasa iri dengan kebun belakangnya yang juga sangat cantik dan dipenuhi bunga-bunga yang berwarna cerah. Dan juga ada perosotan untuk Younjun, pasti sangat menyenangkan untuk melihat ia dan teman-teman sebayanya bermain bersama.
Ah, aku bisa membayangkan betapa teduhnya untuk tinggal dan mempunyai keluarga dirumah seperti ini.
"Omo. Apa aku sudah menua? Kenapa aku bisa-bisanya berpikir seperti itu? Omo. Omo." gumamnya dan menjitak dirinya yang mulai berpikir seperti itu. Tapi ia tidak bisa bohong, mempunyai apa yang dimiliki Hyeyoun seperti sekarang ini juga merupakan impiannya senak dulu. Ia berandai-andai, mungkin suatu saat nanti ia bisa mempunyai rumah yang cantik, menikahi orang yang dia sayangi, dan membangun keluarga bersamanya. Mungkin.
Saat berjalan mendekati prosotan Younjun, ia melihat sosok Seunhyung yang sedang berdiri dan menyenderkan dirinya di salah satu tiang prosotan itu. Lalu ia sadar sekarang betapa tingginya dia, karena ukuran prosotan itu tidak berbeda jauh dari badannya. Ia masih mengenakan coat yang ia pakai, sementara cuacanya saat itu sedang tidak dingin maupun hujan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Get You // daragon
ФанфикшнSandara Park dan Kwon Ji Yong, atau kalian lebih mengenalnya dengan Dara 2NE1 dan G-Dragon BIGBANG mengakui pada dunia kalau mereka adalah sepasang kekasih. Kalian tidak salah baca: mengakui. Baik dari agency dan pribadi. Tapi bagaimana kalau sebe...
